KIDUNG LUDRUKKELOMPOK KARTOLO SEBAGAI POTRET BUDAYA MASYARAKAT SURABAYA TAHUN 1980 - 1995

HADY, LUQMAN (2016) KIDUNG LUDRUKKELOMPOK KARTOLO SEBAGAI POTRET BUDAYA MASYARAKAT SURABAYA TAHUN 1980 - 1995. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (183Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Luqman Hady. C0510027. 2015. Kidung Ludruk Kelompok Kartolo Sebagai Potret Budaya Masyarakat Surabaya Pada Tahun 1980—1995. Skripsi: Program Studi Ilmu Sejarah Universitas Sebelas Maret Surakarta. Ludruk merupakan suatu drama tradisional khas Jawa Timur yang diperagakan oleh sebuah grup kesenian, yang mempertunjukkan di sebuah panggung dengan mengambil cerita tentang kehidupan rakyat sehari-hari, legenda, dan juga cerita perjuangan. Sebelum cerita dimulai, pertunjukan ludruk ini diawali dengan tari Ngrema kemudian dilanjutkan dengan kidungan, yaitu syair yang dinyanyikan dan diiringi dengan musik. Masalah yang dibahas yaitu : (1). Bagaimana sejarah dan karakteristik kidung Kelompok Kartolo. (2). Bagaimana korelasi kidung Kelompok Kartolo dengan situasi dan kondisi masyarakat Surabaya pada tahun 1980 – 1995. Tujuannya adalah untuk mengetahui : (1). Untuk mengetahui sejarah berdirinya Ludruk Kelompok Kartolo. (2). Untuk Dapat mengetahui situasi dan kondisi masyarakat Surabaya melalui kidung ludruk Kelompok Kartolo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian sejarah. Langkah di metode penelitian ini adalah heuristik, yaitu pengumpulan sumber-sumber, kritik yaitu tahap untuk memilih sumber-sumber, interpretasi yaitu tahap untuk mencari dan menyesuaikan fakta-fakta sesuai tema, historiografi yaitu tahap penulisan kronologis sesuai fakta dan tema penelitian. Kelompok Ludruk Kartolo merupakan salah satu nama kelompok ludruk yang ada di Jawa Timur. Nama kelompok ludruk Kartolo diambil dari nama seseorang yang telah mendirikan grup atau kelompok ludruk ini, yaitu Heri Kartolo. Kelompok ludruk Kartolo selalu menampilkan kidungan yang unik, menggelitik, jenaka, kadang penuh dengan sindiran halus ataupun secara terang-terangan, tidak jarang pula berupa kritik yang membangun, memotivasi, dan juga berupa ejekan. Hasilnya menunjukkan bahwa dalam setiap pembuatan kidung, Kelompok Kartolo selalu memperhatikan dan mengambil dari situasi dan kondisi masyarakat sekitar khususnya daerah kota Surabaya pada saat itu dalam membuat sebuah kidung, sehingga kita dapat mengetahui situasi dan kondisi masyarakat Surabaya pada tahun 1980 – 1995 melalui kidung ludruk Kelompok Kartolo. Kesimpulannya adalah terdapat korelasi antara kidung ludruk Kelompok Kartolo dengan situasi dan kondisi masyarakat Surabaya. Kata Kunci: ludruk, kidung,budaya

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: D History General and Old World > D History (General)
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa
    Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Ilmu Sejarah
    Depositing User: eky putri
    Date Deposited: 25 Apr 2016 21:16
    Last Modified: 25 Apr 2016 21:16
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25517

    Actions (login required)

    View Item