ESTIMASI DAN MITIGASI KERUNTUHAN BENDUNGAN PANOHAN KAB. REMBANG

PAMBUDI WIDODO, ANANG (2016) ESTIMASI DAN MITIGASI KERUNTUHAN BENDUNGAN PANOHAN KAB. REMBANG. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (105Kb) | Preview

    Abstract

    Bendungan memiliki manfaat yang sangat besar bagi kehidupan manusia namun juga memiliki bahaya yang juga sangat besar. Bendungan yang runtuh dapat menimbulkan banjir dahsyat yang akan mengakibatkan kerusakan dan banyak korban. Bendungan Panohan terletak di Desa Panohan, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, selesai dibangun tahun 2010 berdaya tampung air sekitar 904.000 m3 m3 juga memiliki potensi runtuh. Bendungan Panohan adalah bendungan urugan tanah random dengan inti kedap air ditengah dengan panjang puncak 150 meter dan tinggi 19 meter. Simulasi pemodelan banjir dilakukan menggunakan software HEC-RAS 4.1.0. Analisis hujan maksimum harian rerata daerah dilakukan dengan metode Polygon Thiessen. Hasil uji agihan frekuensi yang memenuhi syarat yaitu Metode Log Pearson Type III. PMP DAS Panohan sebesar 566 mm. Debit banjir rancangan yang memenuhi kriteria pada grafik Creager adalah metode Hidrograf Satuan Sintetik (HSS) ITB-1 dengan PMF sebesar 1066.04 m3/dt. Analisis penelusuran aliran puncak banjir dengan aliran unsteady disimulasi dengan sofware HEC-RAS. Selanjutnya, dilakukan pemetaan banjir akibat keruntuhan overtopping dan piping secara manual dan juga dengan menggunakan software, antara lain software HEC-GeoRAS 4.3.93 yang diintregrasi dalam software ArcGIS versi 9.3 dan AutoCAD. Hasil analisis estimasi keruntuhan bendungan Panohan dengan skenario dam break analisis terjadi akibat overtoping dan piping pada tubuh bendungan Panohan. Hal ini berdasarkan pada penelusuran banjir yang sudah dilakukan menunjukkan bahwa debit dan muka air maksimum yang terjadi di waduk dan yang melewati spillway mencapai elevasi + 74.01 m sebesar 889.142 m3/det (QPMF), dengan elevasi Muka Air Banjir ± 4,01 m. Dari skenario keruntuhan bendungan Panohan akan terjadi banjir kearah hulu bendungan, berdasarkan data elevasi banjir, debit banjir dan kecepatan aliran banjir dapat dibuat peta genangan banjir yang menunjukkan daerah-daerah yang beresiko terkena banjir dan daerah-daerah yang dapat dijadikan lokasi pengungsian. Bencana banjir yang ditimbulkan terjadi di 4 Kecamatan di Kabupaten Rembang dengan perkiraan penduduk terkena resiko sekitar 9.751 jiwa di Kec. Lasem, 6.248 jiwa di Kec. Pancur, 15.739 jiwa di Kec.Pamotan, dan 3.393 jiwa di Kec. Gunem. Kata Kunci: Estimasi Ker untuhan Bendungan, Debit Banjir, Mitigasi

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Teknik Sipil - S2
    Depositing User: fauzi ahmad
    Date Deposited: 24 Apr 2016 15:42
    Last Modified: 24 Apr 2016 15:42
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25464

    Actions (login required)

    View Item