Kadar Transforming Growth Factor Beta-1, Matriks Metallo Protein-9 endometrium Endometriosis pada Implantasi

WAHYU K., ARI (2016) Kadar Transforming Growth Factor Beta-1, Matriks Metallo Protein-9 endometrium Endometriosis pada Implantasi. Masters thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (167Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan: Untuk mengkaji gangguan reseptivitas endometrium pasien endometriosis dengan infertilitas yang berhubungan defek penurunan reseptivitas endometrium pada fase sekresi (hari 19-24) oleh karena berbagai faktor, sehingga keberhasilan implantasi embrio pada berbagai fase, terutama fase invasi menjadi terganggu. Implantasi embrio memerlukan proses rumit dimana Transforming Growth Factor β-1 (TGF β1) yang diproduksi oleh endometrium dan blastokista merupakan sarat yang mutlak. Metode: Penelitian ini dilakukan dengan metode Case-control (retrospektif) dan multivariat dengan variable terikat adalah endometriosis, dan reseptivitas endometrium yang diukur pada saat diagnosis endometriosis ditegakkan berdasarkan pemeriksaan klinik dan laparaskopik. Kelompok kontrol adalah pasien normal. Variabel bebas adalah kadar TGF β1. Sampel penelitian adalah pasien endometriosis yang menjalani laparaskopi dan pasien normal yang melakukan mow dengan masing-masing sampel sejumlah 30 pasien. Multivariat untuk mengetahui hubungan variable bebas dan variable terkait yang dikontrol dengan variable luar. Pemeriksaan ekspresi TGF β1 mengambil biopsi endometrium hari 19 hingga 24 pada fase sekresi diperiksa secara immunohistokimia. Hasil: Penelitian ini memperlihatkan adanya perbedaan bermakna ekspresi TGF β1 pada pasien endometriosis dimana kelompok endometriosis beresiko ekspresi TGF β1 kategori negative atau menurun dibandingkan dengan kelompok kontrol, dengan nilai OR=5,795 CI 95%= 1,598-21,019; P=0,008. Walaupun sudah mendapat perlakuan dari varibel luar Peran TGF β1 sebagai biomarker dalam implantasi terlihat pada fase sekresi dimana ekspresi TGF β1 cenderung menurun (negatif) pada saat window of implantation yang berakibat gangguan pada proses invasi embrio ke dinding endometrium Kesimpulan : Disimpulkan bahwa ada perbedaan ekpresi TGF β1 pada kelompok kontrol dengan penderita endometriosis, dimana kelompok endometriosis mempunyai resiko ekspresi TGF β1 menurun (negatif) sebesar 5,795 kali, dibanding dari pada kelompok normal, dan secara statistik adalah bermakna. Kata Kunci : TGF β1. Reseptivitas endometrium, implantasi, endometriosi

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    R Medicine > RA Public aspects of medicine
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: dian pratiwi
    Date Deposited: 20 Apr 2016 21:40
    Last Modified: 20 Apr 2016 21:40
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25325

    Actions (login required)

    View Item