Penggunaan Model Pembelajaran Problem Solving Dilengkapi LKS untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Prestasi Belajar Siswa pada Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2014/2015

SULISTYANINGKARTI, LILIH (2016) Penggunaan Model Pembelajaran Problem Solving Dilengkapi LKS untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis dan Prestasi Belajar Siswa pada Materi Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Kelas XI SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2014/2015. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (811Kb) | Preview

    Abstract

    PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING DILENGKAPI LKS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATERI KELARUTAN DAN HASIL KALI KELARUTAN KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret. Februari 2016 Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa pada materi pokok kelarutan dan hasil kali kelarutan kelas XI IPA 2 di SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar menggunakan model pembelajaran Problem Solving dilengkapi LKS. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research) yang dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPA 2 SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2014/2015. Sumber data berasal dari guru dan siswa. Teknik pengumpulan data adalah berupa tes dan non tes (observasi, diskusi wawancara,kajian dokumen dan angket). Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Solving dilengkapi LKS pada materi kelarutan dan hasil kali kelarutan kelas XI IPA 2 SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2014/2015 dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa dilihat dari peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dari 77% pada siklus I menjadi 90% pada siklus II, prestasi belajar siswa ranah kognitif ketuntasan siswa meningkat dari 62% pada siklus I menjadi 77% pada siklus II, ranah afektif meningkat dari 93% pada siklus I menjadi 100 % pada siklus II, ranah psikomotor siswa pada siklus I berkategori sangat tinggi sebesar 100%. Kata kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Problem Solving, LKS, kemampuan berpikir kritis, prestasi belajar

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QD Chemistry
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Kimia
    Depositing User: khoirun nisa
    Date Deposited: 20 Apr 2016 18:43
    Last Modified: 20 Apr 2016 18:43
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25297

    Actions (login required)

    View Item