KAJIAN STILISTIKA KARYA-KARYA SASTRA KI PADMASUSASTRA PERSPEKTIF KRITIK HOLISTIK

Adi Wisnu Wibowo, Prasetyo (2016) KAJIAN STILISTIKA KARYA-KARYA SASTRA KI PADMASUSASTRA PERSPEKTIF KRITIK HOLISTIK. PhD thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (256Kb) | Preview

    Abstract

    Kajian stilistika ini merupakan analisis kekhasan pemakaian bahasa dalam empat karya sastra Ki Ranggawarsita. Tujuan penelitian ini, yaitu 1) mendeskripsikan keunikan dan kekhususan pemakaian bahasa (bunyi, pola bunyi, nilai bunyi, kosakata, semantik, pembentukan kata dan pengkalimatan) yang dipergunakan oleh Ki Padmasusastra lewat empat karya sastranya (faktor objektif), 2) menjelaskan pengaruh latar sosiohistoris dan ideologi pengarang terhadap pemakaian bahasa yang dipergunakan oleh Ki Padmasusastra di dalam empat karya sastranya (faktor genetik), dan 3) menjelaskan tanggapan/resepsi pembaca terhadap makna stilistika empat karya sastra Ki Padmasusastra (faktor afektif). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Serat Rangsang Tuban, Kandha Bumi, Kabar Angin, dan Prabangkara merupakan empat karya sastra yang berperan sebagai sumber data faktor objektif. Karya-karya tersebut diambil dengan menggunakan teknik cuplikan yang bersifat sampel bertujuan (purposive sample) berdasarkan kriteria tertentu. Untuk menjamin validitas data, digunakan teknik triangulasi data. Sumber data faktor genetik adalah informan yaitu keluarga dekat Ki Padmasusastra dan para tokoh masyarakat yang mengetahui karya serta karakteristik Ki Padmasusastra. Sumber data faktor afektif berupa informan yakni kritikus, sastrawan, akademisi, dan mahasiswa Jurusan Sastra Daerah Universitas Sebelas Maret. Pengumpulan data menggunakan content analysis serta wawancara mendalam. Proses analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan 1) metode interaktif, yaitu analisis data dengan menggunakan langkah-langkah: reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan dan 2) metode pembacaan model semiotik. Teknik analisis data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah teknik substitusi dan delisi. Hasil kajian stilistika terhadap empat karya sastra Ki Padmasusastra dapat disimpulkan sebagai berikut. Pola bunyi bahasa yang dominan muncul adalah purwakanthi guru swara (asonansi), purwakanthi guru sastra (aliterasi), dan purwakanthi lumaksita (anafora, mesodiplosis, dan epizeuksis). Pemilihan bunyi tersebut mampu membuat empat karya sastra Ki Padmasusastra menjadi indah. Dalam hal struktur morfologis, pembentukan kata dan pemakaian kata-kata cenderung memilih bentuk-bentuk kata yang bernilai arkhais. Selain itu banyak terdapat persandian kata, perulangan dan pemajemukan kata. Pemilihan kata/diksi sangat beraneka macam antara lain tembung garba, yogyaswara, kata-kata Kawi, kekhasan diksi yang bersifat pribadi terutama penulisan nama pengarang, tembung saroja, kekhasan nama tokoh dan tempat, mampu membuat empat karya sastra Ki Padmasusastra menjadi lebih berbobot. Kekhasan sintaksis, kekhasan semantik, penggunaan metafora, simile/pepindhan selain mengandung unsur estetik, majas-majas tersebut juga dapat menambah keindahan dan mengkonkretkan ide yang ingin disampaikan pengarang kepada pembaca. Kekhasan pemilihan elemen bahasa dimanfaatkan bersama secara komprehensif oleh Ki Padmasusastra. Berdasarkan pengkajian mengenai latar sosiohistoris Ki Padmasusastra dan ideologi Ki Padmasusastra membuktikan bahwa faktor-faktor politik, ekonomi, budaya, sastra, agama maupun pendidikannya sangat mempengaruhi style keempat karya sastra Ki Padmasusastra. xviii Ki Padmasusastra tertarik dan menerima norma-norma sastra dan budaya Eropa, akan tetapi ia juga mengabdikan diri pada sastra dan budaya Jawa tradisional. Kehadiran keempat keempat karya sastranya memiliki warna dan keunikan tersendiri yang menempatkan Ki Padmasusastra sebagai salah satu pengarang Jawa yang terkenal. Berdasarkan pengkajian faktor afektif mengenai makna stilistika empat karya sastra Ki Padmasusastra membuktikan bahwa kekhasan pemanfaatan bahasa dalam empat karya Ki Padmasusastra merupakan cerminan pola pikir, pola pandang Ki Padmasusastra terhadap Tuhan, beserta dunia dengan segala isinya. Di balik ekspresi pemanfaatan bahasa tersebut ada pola pikir, pandangan hidup Ki Padmasusastra terhadap Wujud Tertinggi (Tuhan) dan alam sekitarnya yaitu dunia mikrokosmos maupun makrokosmos. Kekhasan pemakaian bahasa dalam Serat Rangsang Tuban, Serat Prabangkara, Serat Kandha Bumi dan Serat Kabar Angin karya Ki Padmasusastra berdasarkan tiga komponen yakni (1) pengarang, (2) karya sastra, dan (3) pembaca telah dapat memberikan pemamahan yang lebih komprehensif mengenai stilistika Ki Padmasusastra. Kekhasan pemilihan elemen bahasa yang berupa permainan bunyi, aspek morfologis, kekhasan diksi, aspek sintaksis maupun semantik dimanfaatkan bersama oleh Ki Padmasusastra dalam empat karya sastranya secara komprehensif. Kata kunci: gaya, diksi, karya sastra, perspektif kritik holistik.

    Item Type: Thesis (PhD)
    Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Doktor
    Pasca Sarjana > Doktor > Linguistik - S3
    Depositing User: eky putri
    Date Deposited: 17 Apr 2016 18:57
    Last Modified: 17 Apr 2016 18:57
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25095

    Actions (login required)

    View Item