PROBLEMATIKA PENDAFTARAN HAK TANGGUNGAN (STUDI DI KANTOR PERTANAHAN KOTA SURAKARTA)

Kumaladewi, Nur Adi (2016) PROBLEMATIKA PENDAFTARAN HAK TANGGUNGAN (STUDI DI KANTOR PERTANAHAN KOTA SURAKARTA). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (884Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pendaftaran Hak Tanggungan jika melebihi batas waktu pendaftaran Hak Tanggungan yang telah ditetapkan oleh ketentuan yang berlaku, untuk menganalisis akibat hukumnya terhadap Akta Pemberian Hak Tanggungan yang terlambat didaftarkan di Kantor Pertanahan Kota Surakarta dan untuk menganalisis faktor-faktor apa yang menyebabkan Akta Pemberian Hak Tanggungan terlambat didaftarkan di Kantor Pertanahan Kota Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian empiris dan bersifat deskriptif. Lokasi penelitian ini adalah di Kantor Pertanahan Kota Surakarta dan di Kantor PPAT Surakarta, sedangkan sumber data penelitian ini terdiri dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data sekunder yang digunakan mencakup bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis secara kualitatif, sedangkan metode analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. Model analisis interaktif ini dilakukan dengan tiga langkah analisis data kualitatif yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dihasilkan simpulan pertama, Pelaksanaan pendaftaran Hak Tanggungan jika melebihi batas waktu pendaftaran Hak Tanggungan yang telah ditetapkan oleh ketentuan yang berlaku secara normatif yuridis tidak diketemukan aturan yang memberikan jalan keluar terhadap hal yang demikian namun di dalam praktik Kantor Pertanahan Surakarta tetap mendaftarkan Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) tersebut. Kedua akibat hukumnya terhadap Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) yang terlambat didaftarkan di Kantor Pertanahan Kota Surakarta menyebabkan tidak dapat segera diterbitkannya Sertipikat Hak Tanggungan. Hal tersebut sangat merugikan kreditur karena tidak memberikan kedudukan sebagai kreditur preferen. Ketiga, faktor-faktor yang menyebabkan Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT) terlambat didaftarkan di Kantor Pertanahan Kota Surakarta berasal dari berbagai sebab yaitu dapat disebabkan karena peran Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) yang sangat penting dalam proses terbitnya hak tanggungan, faktor Kantor Pertanahan Kota Surakarta yang dimungkinkan karena jaringan internetnya terputus atau secara administrasi melakukan koreksi terhadap akta pemberian hak tanggungan. Selain dari itu terdapat juga faktor dari para pihak yang terlambat mengumpulkan syarat-syarat kelengkapan untuk pengajuan pendaftaran akta pendaftaran hak tanggungan. Kata kunci : Pendaftaran, Akta Pemberian Hak Tanggungan, Kota Surakarta

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Magister Kenotariatan
    Depositing User: satria mahendra
    Date Deposited: 17 Apr 2016 18:21
    Last Modified: 17 Apr 2016 18:21
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25089

    Actions (login required)

    View Item