PENAPISAN DAN KARAKTERISASI AWAL SENYAWA BIOAKTIF LEKTIN MAKROALGA COKLAT DARI PESISIR PANTAI GUNUNGKIDUL, YOGYAKARTA DAN PANTAI BINUANGEUN, BANTEN

CARISSA INTAQTA, NAOMI (2016) PENAPISAN DAN KARAKTERISASI AWAL SENYAWA BIOAKTIF LEKTIN MAKROALGA COKLAT DARI PESISIR PANTAI GUNUNGKIDUL, YOGYAKARTA DAN PANTAI BINUANGEUN, BANTEN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (111Kb) | Preview

    Abstract

    Indonesia merupakan negara dengan rumput laut berlimpah. Pantai Gunungkidul, Yogyakarta dan Pantai Binuangeun, Banten adalah pantai selatan Pulau Jawa yang bersinggungan dengan Samudra Hindia dan memiliki persebaran alga coklat yang tinggi. Senyawa bioaktif protein yang memiliki nilai ekonomi, bioprospektif, dan dapat diekstrak dari alga adalah lektin. Lektin adalah protein pengikat karbohidrat, mengaglutinasi sel atau mempresipitasi glikokonjugat. Lektin berbeda dengan enzim dan antibodi serta bukan produk dari respon imun. Karena karakter kimianya, lektin sangat bermanfaat dalam berbagai penelitian di bidang biologi, khususnya dalam bidang glikomiks dan medis. Lektin dari alga memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan lektin dari tumbuhan tingkat tinggi. Beberapa lektin alga memiliki berat molekul yang lebih rendah, berbentuk monomer, stabil terhadap panas, dan aktivitas hemaglutinasinya tidak bergantung pada kation divalen. Secara umum, lektin alga tidak memiliki afinitas terhadap gula sederhana tetapi lebih spesifik untuk kompleks oligosakarida, biasanya glikoprotein terutama yang terdapat pada hewan. Telah dilakukan ekstraksi fraksi kasar lektin pada 13 spesies alga coklat dari Pantai Gunungkidul dan Binuangeun menggunakan metode presipitasi ammonium sulfat. Aktivitas hemaglutinasi diuji dengan eritrosit kelinci dan manusia (Golongan A, B dan O) yang masing-masing tidak diperlakukan dengan enzim dan diperlakukan dengan enzim. Aktivitas tertinggi pada spesies Dictyota dichotoma. Fraksi kasar lektin 5 spesies diuji spesifisitas pengikatan karbohidrat, stabilitas terhadap pH dan suhu, dan pengaruh kation divalen. Pada uji spesifisitas pengikatan karbohidrat dengan berbagai monosakarida, oligosakarida dan glikoprotein tidak ada satu pun yang menunjukan pengikatan terhadap monosakarida dan oligosakarida. Aktivitas hemaglutinasi semua spesies dihambat oleh beberapa glikoprotein dengan profil penghambatan berbeda bergantung pada spesies lektin alga coklat. Pada uji kestabilan aktivitas hemaglutinasi empat dari lima spesies stabil pada rentang pH yang luas dan tiga dari lima spesies stabil pada rentang suhu yang luas. Aktivitas hemaglutinasi semua spesies terpengaruh oleh keberadaan kation divalen. Kesimpulan ini menunjukan bahwa alga coklat Pantai Gunungkidul dan Binuangen berpotensi menjadi sumber novel lektin yang bermanfaat. Kata kunci: lektin, makroalga, phaeophyceae, penapisan, karakterisasi, Pantai Gunungkidul, Pantai Binuangeun, Indonesia

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Ilmu dan Teknologi Pangan
    Depositing User: Ana Ana Ana
    Date Deposited: 17 Apr 2016 12:19
    Last Modified: 17 Apr 2016 12:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/25051

    Actions (login required)

    View Item