Kebijakan Pembangunan Keolahragaan Kabupaten Bima Prov. Nusa Tenggara Barat ditinjau dari Sport Development Index

AMAR, KHAIRUL (2016) Kebijakan Pembangunan Keolahragaan Kabupaten Bima Prov. Nusa Tenggara Barat ditinjau dari Sport Development Index. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret .

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (305Kb) | Preview

    Abstract

    Khairul Amar A121408028. 2014. KEBIJAKAN PEMBANGUNAN KEOLAHRAGAAN KABUPATEN BIMA PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT DITINJAU DARI SPORT DEVELOPMENT INDEX (SDI). (Studi Implementasi kebijakan ruanng terbuka, sumber daya manusia, partisipasi masyarakat, dan Tingkat Kebugaran jasmani). Pembimbing 1Prof. Dr. Sugiyanto, Pembimbing II Dr. Sapta Kunta Purnama, M.Pd. Tesis Pascasarjana Program Studi Ilmu Keolahragaan Universitas Sebelas Maret Surakarta. ABSTRAK Sport Development Index adalah cara untuk mengukur kemajuan pembangunan olahraga melalui empat indikator yaitu: (1) Indeks Ruang Tebuka (2) Indeks Sumber Daya Manusia (3) Indeks Partisipasi Masyarakat, dan (4) Indeks Kebugaran Jasmani. Maka tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui bagaimanakah Kebijakan Ketersediaan Ruang Terbuka Keolahragaan Bagi Masyarakat Kabupaten Bima, (2) Bagaimanakah Kuantitas dan Kualitas Sumber Daya Manusia Keolahragaan Kabupaten Bima, (3) Bagaimanakan Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam berolahraga, dan (4) bagaimanakah Tingkat Kebugaran Jasmani Masyarakat Kabupaten Bima. Penelitian dilakukan di Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan mengambil 3 kecamatan sebagai wilayah penelitian yaitu: Kecamatan Bolo, Kecamatan Soromandi, dan Kecamatan Wera, dengan jumlah sampel 270 orang. Setiap kecamatan diambil 90 orang yang dibagi menjadi 3 kelompok usia yaitu: 30 orang usia anak-anak terdiri dari 15 laki dan 15 perempuan, 30 orang usia remaja terdiri dari 15 laki-laki dan 15 perempuan, serta 30 orang usia dewasa terdiri dari 15 laki-laki dan 15 perempuan. Penelitian studi implementasi kebijakan dengan metode deskriptif Campuaran. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kuesioner dan tes Multistage fitness tes (MFT). Hasil Pembangunan Olahraga Kabupaten Bima Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2015 disimpulkan sebagai berikut: (1) Nilai Indeks Ruang terbuka adalah 0,6. (2) Nilai Indeks Sumber Daya Manusia adalah 0,005. (3) Nilai Indeks Partisipasi Masyarakat adalah 0.440, dan (4) Nilai Indeks Kebugaran Jasmani adalah 0, 653. Dari keempat Nilai indeks tersebut maka didapatkan Nilai indeks pembangunan kabupaten bima sebesar 1,695, nilai ini jika di tinjau dari norma SDI berada pada rentang angka 0,000-0,499, artinya bahwa pembangunan olahraga kabupaten bima berada pada kategori tinggi. Kesimpulannya bahwa kebijakan pembangunan kabupaten bima sudah termasuk dalam kategori maju, maka dalam ini banyak hal yang perlu diperhatikan dan dibenahi oleh pemerintah kabupaten untuk memajukan pembangunan keolahragaan kabupaten bima kedepan. Kata kunci: Kebijakan pembangunan olahraga, Ruang terbuka, Sumber daya manusia, partisipasi masyarakat, dan kebugaran jasmani

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GV Recreation Leisure
    H Social Sciences > HN Social history and conditions. Social problems. Social reform
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: sholikun ikun
    Date Deposited: 16 Apr 2016 06:11
    Last Modified: 16 Apr 2016 06:11
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24963

    Actions (login required)

    View Item