Hubungan Faktor Demografis dan Sosial Ekonomi dengan Lama Pemberian ASI di Indonesia (Analisis Data Indonesia Family Life Survey ke-5)

Faniya, Aning Hana (2018) Hubungan Faktor Demografis dan Sosial Ekonomi dengan Lama Pemberian ASI di Indonesia (Analisis Data Indonesia Family Life Survey ke-5). Other thesis, Universitas Sebelas Maret .

[img] PDF - Published Version
Download (379Kb)

    Abstract

    ABSTRAK Aning Hana Faniya, G0015022, 2018 Hubungan Faktor Demografis dan Sosial Ekonomi dengan Lama Pemberian ASI di Indonesia (Analisis Data Indonesia Family Life Survey ke-5). Skripsi. Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar belakang: Pencapaian keberhasilan pemberian Air Susu Ibu secara eksklusif masih belum sesuai target yang diharapkan, baik secara lokal, nasional, maupun global. Pemberian ASI mempengaruhi baik atau buruknya kualitas kesehatan pada bayi, yang nantinya akan berpengaruh pada status gizi bayi. Lama pemberian ASI oleh ibu dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah faktor demografi dan sosial ekonomi. Tempat tinggal, status bekerja, dan tingkat pendidikan merupakan faktor demografi dan sosial ekonomi yang menjadi perhatian peneliti. Metode penelitian: Penelitian ini menggunakan desain penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional yang akan menganalisis hubungan faktor demografis dan sosial ekonomi dengan lama pemberian ASI di Indonesia. Data yang dianalisis berupa data sekunder yang bersumber dari Indonesia Family Life Survey (IFLS) ke 5 pada tahun 2014-2015. Besar subjek adalah 432 yang dipilih melalui purposive sampling dan sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi yang telah ditetapkan. Sejumlah 432 subjek dianalisis untuk mengetahui hubungan tempat tinggal dan status bekerja dengan lama pemberian ASI di Indonesia, sedangkan untuk tingkat pendidikan dengan lama pemberian ASI di Indonesia digunakan 122 subjek. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney (α < 0,05). Hasil penelitian: Berdasarkan uji Mann-Whitney didapatkan hasil; terdapat perbedaan yang signifikan antara subjek yang tinggal di desa dan di kota dengan lama pemberian ASI di Indonesia (p= 0,001), tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara subjek yang bekerja dan tidak bekerja dengan lama pemberian ASI di Indonesia (p= 0,303), dan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan lama pemberian ASI di Indonesia (p= 0,548). Kesimpulan: Hasil yang didapat menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara tempat tinggal dengan lama pemberian ASI di Indonesia dan tidak terdapat hubungan antara status bekerja dan tingkat pendidikan dengan lama pemberian ASI di Indonesia. Kata kunci: tempat tinggal, status bekerja, tingkat pendidikan, lama pemberian ASI, IFLS. ABSTRACT Aning Hana Faniya, G0015022, 2018 Correlation between Demografic Factor and Social Economic with Duration of Breast Feeding in Indonesia (Data Analysis of Indonesia Family Life Survey 5th). Mini Thesis. Faculty of Medicine. Sebelas Maret University Background: The achievement of the success of exclusive breastfeeding still has not reached the expected target, bith locally, nationally, and globally. Giving breast milk affects the health quality in baby, which will later affect the nutritional status of the baby. The duration of breastfeeding can be influenced by various factors, one of which is demographic and socio-economic factors. Residence, work status, and education level are demographic and socio-economic factors that become concern to the researcher. Methods: This study used an observational analytic research design with a cross sectional approach that analyzed the correlation between demographic and socio-economic factors with the duration of breastfeeding in Indonesia by analyzing secondary data sourced from the 5th Indonesian Family Life Survey (IFLS) which was conducted in 2014-2015. The subject size was 432 that ware selected using purposive sampling and predetermined inclusion and exclusion criteria. A total of 432 subjects ware analyzed to determine the correlation between residence and working status with the duration of breastfeeding in Indonesia, while a number of 122 were analyzed to determine correlation between the levels of education with the duration of breastfeeding in Indonesia. The data was analyzed using Mann-Whitney test (α <0.05). Result: Based on Mann-Whitney test results ware obtained; there was a significant difference between subjects living in the village and in the city with the duration of breastfeeding in Indonesia (p = 0.000), there was no significant difference between subject working and not working with the duration of breastfeeding in Indonesia (p = 0.303), and there was no significant difference between the levels of education and the duration of breastfeeding in Indonesia (p = 0.548). Conclusions: The results shows that there is correlation between residence and duration of breastfeeding in Indonesia and there is no correlation between work status and education levels with the duration of breastfeeding in Indonesia. Keyword: residence, work status, education level, duration of breastfeeding, IFLS.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: sholikun ikun
    Date Deposited: 15 Apr 2016 22:52
    Last Modified: 12 Feb 2019 12:34
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24949

    Actions (login required)

    View Item