STUDI TENTANG PERKEMBANGAN KAPASITAS INSTITUSI IKATAN ANGGAR SELURUH INDONESIA PROVINSI JAWA TENGAH PASCA LAHIRNYA UNDANG-UNDANG SISTEM KEOLAHRAGAAN NASIONAL ( UUSKN )

DAMAS, MUHAMMAD ARIYA (2016) STUDI TENTANG PERKEMBANGAN KAPASITAS INSTITUSI IKATAN ANGGAR SELURUH INDONESIA PROVINSI JAWA TENGAH PASCA LAHIRNYA UNDANG-UNDANG SISTEM KEOLAHRAGAAN NASIONAL ( UUSKN ). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (204Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Keadaan IKASI Provinsi Jawa Tengah pasca lahirnya Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional ( UUSKN ). (2) Keadaan organisasi dan manajemen pada IKASI Provinsi Jawa Tengah pasca lahirnya Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional ( UUSKN ). (3) Keadaan pelatih dan atlet pada IKASI Provinsi Jawa Tengah pasca lahirnya Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional ( UUSKN ). (4) Keadaan prasarana dan sarana latihan pada IKASI Provinsi Jawa Tengah pasca lahirnya Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional ( UUSKN ). (5) Pendanaan pada IKASI Provinsi Jawa Tengah pasca lahirnya Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional ( UUSKN ). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan bersiat deskriptif. Alasan yang mendasarinya adalah karena dalam penelitian ini mengambil masalah keadaan IKASI Povinsi Jawa Tengah, yang disajikan secara deskriptif, bukan merupakan pernyataan jumlah dan tidak dalam bentuk angka-angka. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) IKASI Provinsi Jawa Tengah pasca lahirnya Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional ( UUSKN ) cukup baik, karena Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar ( PPLP ) untuk olahraga anggar belum terlaksanakan dengan baik. (persiapan ± 80%). Hasil penelitian menunjukan bahwa (2) keadaan organisasi IKASI Jawa Tengah pasca lahirnya Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional ( UUSKN ) cukup baik. Organisasi IKASI Jawa Tengah yang sehat, sehingga kegiatan organisasi IKASI Jawa Tengah dapat berjalan sebagaimanamestinya. Kegiatan IKASI Jawa Tengah dilakukan oleh pengurus yang peduli dengan keberadaan olahraga anggar. (3) Keadan pelatih dan atlet IKASI Jawa Tengah pasca lahirnya Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional ( UUSKN ) masih butuh perhatian, hal ini dikarekan masih banyak atlet yang belum masuk kedalam pemusatan latihan, seharusnya kemampuannya sudah memadai. (4) Prasarana dan sarana latihan IKASI Jawa Tengah pasca lahirnya Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional ( UUSKN ) sudah cukup baik. Hal ini dapat di lihat dari para atlet yang tidak harus bergantian menggunakan alat. (5) Sumberdana yang diperoleh IKASI Jawa Tengah dari KONI Jawa Tengah tersebut, ternyata masih sangat kurang sehingga sumber dana yang diperoleh pengurus IKASI Jawa Tengah dari sponsor maupun orang tua atlet sangat bermanfaat, agar dana IKASI Jawa Tengah lebih baik. Manajemen keuangan yang baik dan memadai akan memperlancar kegiatan pembinaan dan pelatihan, sehingga prestasi yang tinggi dapat dicapai. Simpulan yang di dapat dari penelitian ini yaitu persiapan pengurus IKASI Jawa Tengah pasca lahirnya Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional ( UUSKN ) Tahun 2005 cukup maksimal. Unsur-unsur pendukung pembinaan IKASI Jawa Tengah masih ada yang kurang maksimal, yaitu sumber dana dari KONI Jawa Tengah kurang baik dan pembinaan atlet IKASI Jawa Tengah masih belum objektif, belum sesuai dengan kemampuan para atlet. Kata Kunci : Ikatan Anggar Seluruh Indonesia ( IKASI ) Provinsi Jawa Tengah, Undang-Undang Sistem Keolahragaan Nasional ( UUSKN ) Tahun 2005.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: Afifah Nur Laili
    Date Deposited: 15 Apr 2016 21:00
    Last Modified: 15 Apr 2016 21:00
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24929

    Actions (login required)

    View Item