MEDIA DAN KEAMANAN KESEHATAN REPRODUKSI PEREMPUAN (Analisis Wacana Keamanan Kesehatan Reproduksi Perempuan yang Direpresentasikan dalam Film Perempuan “Pertaruhan”, Produksi Kalyana Shira Film Tahun 2008)

Ariesta Sari, Aang Wahyu (2011) MEDIA DAN KEAMANAN KESEHATAN REPRODUKSI PEREMPUAN (Analisis Wacana Keamanan Kesehatan Reproduksi Perempuan yang Direpresentasikan dalam Film Perempuan “Pertaruhan”, Produksi Kalyana Shira Film Tahun 2008). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (685Kb)

    Abstract

    Film Perempuan adalah film yang dibuat dari sudut pandang perempuan, untuk perempuan, dan ditujukan untuk perempuan. Film perempuan menggambarkan perempuan yang menjadi korban dari adanya diskriminatif dalam lingkungannya. Namun perempuan tersebut berusaha bangkit dengan caranya sendiri agar tidak menjadi lebih terpuruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana wacana representasi keamanan kesehatan reproduksi dalam film “Pertaruhan” dengan melihat bagaimana wacana pengetahuan perempuan tentang keamanan kesehatan reproduksi, peralatan apa yang digunakan perempuan terkait masalah keamanan kesehatan reproduksi, dan faktor-faktor apa yang mempengaruhi perempuan terkait dengan keamanan kesehatan reproduksi perempuan dalam film “Pertaruhan”. Metodologi digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis wacana, dengan teknik pengumpulan data melalui pemilihan beberapa scene pada film “Pertaruhan” yang didalamnya terdapat unsur-unsur yang berkaitan dengan pengetahuan perempuan, peralatan yang digunakan perempuan dan faktor-faktor yang mempengaruhi perempuan terkait dengan keamanan kesehatan reproduksi. Teknik analisis data adalah dengan menggunakan model analisis wacana Teun A Van Dijk. Penulis melihat topik utama dari dialog film, gambar visual film, dan tokoh yang masuk dalam film. Setelah itu lokal dari suatu teks diamati dari dialog yang diungkapkan para tokoh di dalam film tersebut. Kesimpulan penelitian ini adalah film “Pertaruhan” merupakan potret yang menampakkan keamanan kesehatan reproduksi perempuan yang belum diperhatikan. Hal tersebut dapat dilihat dari penggambaran scene-scene yang menunjukkan bagaimana kesehatan reproduksi perempuan benar-benar terabaikan oleh faktor- faktor yang mempengaruhinya. Semua tokoh utama dalam film ini belum memiliki pengetahuan tentang keamanan kesehatan reproduksi, kalaupun mereka memiliki mereka terganjal oleh tradisi yang ada didaeranh sehingga keamanan kesehatan reproduksi menjadi terabaikan. Penggunaan peralatan terkait keamanan kesehatan reproduksi yang aman belum tentu menimbulkan rasa aman dan penggunaan peralatan tidak aman juga belum tentu mendatangkan rasa tidak aman pula bagi pengguanya ada juga yang sebaliknya. Faktor-faktor yang mempengaruhi perempuan terkait dengan keamanan kesehatan reproduksinya ada tiga faktor yaitu faktor budaya patriarkhi, faktor ekonomi dan faktor pendidikan, namun diantara ketiganya faktor budaya patriarkhilah yang paling besar mempengaruhi perempuan. Feminist Film is one produced from the woman perspective, for woman, and intended to the woman. The Feminist Film represents the woman becoming the victim of discrimination in her neighborhood. However, the woman tries to get up in her own way in order not to be plunged further into misery. This research aim to find out how the discourse of reproductive health safety representation is in “Pertaruhan” film, with find out the woman’s knowledge of perspective health safety, and factors affecting the woman relating to the reproductive health safety in “Pertaruhan” film. The methodology was a descriptive qualitative one with discourse analysis approach. Technique of collecting data used was to select several scene in “Pertaruhan” film, within which there are some elements relating to the woman knowledge, the tools the woman uses and factors affecting the woman relating to the reproductive health safety. Technique of analyzing data used by the writer was Teun A. Van Dijk’s discourse analysis model. The writer watched the main topic of movie dialog, movie visual picture, and the characters entering the movie. Thereafter, the location of a text observed from the dialog uttered by the characters of film. The conclusion is “Pertaruhan” film is portrait revealing the female reproductive health safety so fat ignored. It can be seen from the scenes representation showing how the female reproductive health is actually ignored by the factors affecting it. All main characters of this movie has not had knowledge of reproductive health safety, if they do, they are still inhibited by local tradition existing so that the reproductive health safety becomes neglected. The used tools related to safe reproductive health does not certainly evoke the secured feeling for the user, and the use of unsafe reproductive health does not certainly evoke the unsecured feeling for the user. There are three factors affecting the woman relating to her reproductive health safety: patriarchal culture, economic and education, among them, it is the patriarchal culture that has a largest effect the woman.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: Fairly Okta'mal
    Date Deposited: 12 Jul 2013 07:25
    Last Modified: 17 Jul 2013 06:42
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/2490

    Actions (login required)

    View Item