ANALISIS TINGKAT BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 9 SURAKARTA PADA MATERI KELILING DAN LUAS LINGKARAN BERDASARKAN TEORI BERPIKIR KRITIS ELDER DAN PAUL DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA (Penelitian dilakukan di SMP Negeri 9 Surakarta Kelas VIII Tahun Ajaran 2013/2014)

Pamungkas, Bayu (2016) ANALISIS TINGKAT BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 9 SURAKARTA PADA MATERI KELILING DAN LUAS LINGKARAN BERDASARKAN TEORI BERPIKIR KRITIS ELDER DAN PAUL DITINJAU DARI KEMAMPUAN MATEMATIKA SISWA (Penelitian dilakukan di SMP Negeri 9 Surakarta Kelas VIII Tahun Ajaran 2013/2014). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (883Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 9 Surakarta dalam menyelesaikan persoalan matematika materi keliling dan luas lingkaran berdasarkan teori berpikir kritis Elder dan Paul. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII A dan VIII I SMP Negeri 9 Surakarta tahun ajaran 2013/2014 yang terdiri dari enam siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode tes, dan metode wawancara. Tes yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes uraian dengan materi keliling dan luas lingkaran. Tes diberikan kepada seluruh siswa kelas VIII A dan VIII I. Pemilihan subjek penelitian dilakukan dengan cara purposive sampling. Subjek penelitian dikelompokkan ke dalam tiga kategori yaitu siswa dengan kemampuan matematika rendah, sedang, dan tinggi. Data kemampuan matematika siswa diperoleh dari ulangan harian. Data tentang tingkat berpikir kritis siswa diperoleh dari tes tertulis dan wawancara. Validasi data dilakukan dengan triangulasi metode dengan membandingkan data yang didapatkan dari tes dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada penelitian ini tingkat berpikir kritis yang digunakan adalah tingkat berpikir kritis menurut teori Elder dan Paul. Tingkat berpikir kritis menurut Elder dan Paul terdiri dari enam tingkatan yaitu tingkat berpikir kritis 0, tingkat berpikir kritis 1, tingkat berpikir kritis 2, tingkat berpikir kritis 3, tingkat berpikir kritis 4, dan tingkat berpikir kritis 5 yang ditinjau dari standar intelektual bernalar dan elemen bernalar. Berdasarkan hasil analisis diperoleh kesimpulan bahwa (1) tingkat berpikir kritis yang dapat dicapai oleh subjek penelitian dengan kemampuan matematika rendah adalah TBK 1, dan karakteristik tingkat berpikirnya yaitu (a) belum mampu menyelesaikan masalah matematika yang diberikan, (b) menggunakan data atau fakta yang jelas, tidak tepat, tidak teliti, dan tidak relevan, (c) menggunakan konsep atau ide berupa definisi, konsep, teorema, prinsip, dan prosedur yang jelas, tidak tepat, tidak relevan, dan tidak dalam, (d) penyimpulan yang tidak jelas dan tidak logis, dan (e) dalam menyelesaikan masalah matematika menggunakan sudut pandang yang tidak jelas dan terbatas, (2) tingkat berpikir kritis yang dapat dicapai oleh subjek penelitian dengan kemampuan matematika sedang adalah TBK 2, dan karakteristik tingkat berpikirnya yaitu (a) belum mampu menyelesaikan masalah matematika yang diberikan, (b) menggunakan data atau fakta yang jelas, tepat, teliti, dan relevan, (c) menggunakan konsep atau ide berupa definisi, konsep, teorema, prinsip, dan prosedur yang jelas, tepat, dan relevan, (d) penyimpulan yang tidak jelas dan kurang logis, dan (e) dalam menyelesaikan masalah matematika menggunakan sudut pandang yang jelas dan terbatas, (3) tingkat berpikir kritis yang vii dapat dicapai oleh subjek penelitian dengan kemampuan matematika tinggi adalah TBK 3, dan karakteristik tingkat berpikirnya yaitu (a) mampu menyelesaikan masalah matematika yang diberikan, (b) menggunakan data atau fakta yang jelas, tepat, teliti, dan relevan, (c) menggunakan konsep atau ide berupa definisi, konsep, teorema, prinsip, dan prosedur yang jelas, tepat, dan relevan, (d) penyimpulan yang jelas dan logis, dan (e) dalam menyelesaikan masalah matematika menggunakan sudut pandang yang jelas dan terbatas. Kata kunci : berpikir kritis, tingkat berpikir kritis, kemampuan matematika

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > LB Theory and practice of education > LB1603 Secondary Education. High schools
    Q Science > QA Mathematics
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
    Depositing User: dina m
    Date Deposited: 15 Apr 2016 16:49
    Last Modified: 16 Apr 2016 13:20
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24873

    Actions (login required)

    View Item