MODEL PERSEDIAAN TERINTEGRASI PRODUSEN DAN PENGECER DENGAN KENDALA KAPASITAS GUDANG DAN TINGKAT LAYANAN

SUGIANTORO, EDI AGUS (2016) MODEL PERSEDIAAN TERINTEGRASI PRODUSEN DAN PENGECER DENGAN KENDALA KAPASITAS GUDANG DAN TINGKAT LAYANAN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (338Kb) | Preview

    Abstract

    Manajemen persediaan yang baik dapat dipenuhi dengan adanya integrasi antara produsen dan pengecer yang dapat diterapkan dalam model persediaan. Model persediaan terintegrasi ini mempertimbangkan adanya barang cacat, crashing cost, investasi fungsi logaritma, kendala kapasitas gudang dan tingkat layanan. Persentase barang cacat diasumsikan berdistribusi beta dan terdeteksi saat pemeriksaan oleh pengecer. Pada model tersebut, diasumsikan permintaan selama waktu tunggu berdistribusi normal. Waktu tunggu dapat dibentuk ke dalam $n$ komponen dimana setiap komponen memiliki biaya pengurangan waktu tunggu yang berbeda. Sejumlah investasi diberikan untuk mengurangi biaya persiapan dan besarnya investasi dapat didekati dengan fungsi logaritmik. Kendala tingkat layanan ditambahkan sebagai ganti biaya kekurangan persediaan. Selain itu, terbatasnya kapasitas gudang juga mempengaruhi jumlah pemesanan barang oleh pengecer kepada produsen. Tujuan penelitian ini adalah menentukan model persediaan terintegrasi produsen dan pengecer dengan kendala kapasitas gudang dan tingkat layanan, menentukan penyelesaian optimum dengan menggunakan kondisi Kuhn Tucker, serta menerapkan model terintegrasi tesebut. Selanjutnya, berdasarkan penerapan dan analisis sensitivitas, diperoleh total biaya tahunan model persediaan terintegrasi lebih kecil daripada model persediaan tidak terintegrasi. Berdasarkan penelitian, diperoleh model persediaan terintegrasi produsen dan pengecer dengan kendala kapasitas gudang dan tingkat layanan serta penyelesaian optimumnya. Selanjutnya berdasarkan penerapan, diperoleh bahwa meningkatnya beta dapat menurunkan total biaya tahunan model terintegrasi dan tidak terintegrasi sedangkan meningkatnya Y dapat meningkatkan total biaya tahunan model terintegrasi dan tidak terintegrasi. Total biaya tahunan model terintegrasi lebih kecil daripada model tidak terintegrasi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QA Mathematics
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Matematika
    Depositing User: bibid widodo
    Date Deposited: 15 Apr 2016 16:47
    Last Modified: 31 Aug 2016 08:11
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24867

    Actions (login required)

    View Item