KEJAHATAN LINTAS BATAS INDONESIA-MALAYSIA Studi tentang Trafficking in Persons di Kalimantan Barat

OKTARINA, DINA (2016) KEJAHATAN LINTAS BATAS INDONESIA-MALAYSIA Studi tentang Trafficking in Persons di Kalimantan Barat. Other thesis, Universitas Sebelas Maret .

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (504Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini diilhami oleh banyaknya kasus trafficking in persons yang dialami Warga Indonesia dalam rute Internasional, mayoritas korban dikirim ke Malaysia. Trafficking in persons menjadi sebuah fenomena yang menarik untuk diteliti karena fenomena ini terus terjadi hingga saat ini dan sulit untuk diungkap. Problematik yang diangkat menitikberatkan pada alasan terjadinya trafficking in persons di perbatasan darat Kalimantan Barat dengan Malaysia sebagai bentuk kejahatan lintas batas negara. Ruang lingkup kajian ini sesuai dengan arti terminologi yang diacu, yaitu transnational crimes. Transnational crimes adalah suatu konsep yang menjelaskan bentuk pelanggaran hukum yang melibatkan lebih dari satu negara dalam proses perencanaan, pelaksanaan, atau dampaknya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksplanatif kualitatif, dengan jenis penelitian kualitatif non-interaktif. Teori yang diacu sebagai referensi adalah class struggle theory Karl Marx. Data yang digunakan merupakan Undang-Undang Republik Indonesia, United Nations Convention, dan hasil wawancara para ahli sebagai sumber data primer, sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal, berita, internet dan film. Validasi data menggunakan triangulasi sumber, kemudian data tersebut dianalisis menggunakan teknik analisis data model Miles dan Huberman. Hasil temuan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa adanya faktor ekonomi, faktor sosial budaya, dan faktor politik yang menyebabkan fenomena trafficking in persons masih terjadi dari Indonesia ke Malaysia. Pemerintah Indonesia telah berupaya untuk dapat mencegah dan melawan trafficking in persons, namun upaya tersebut belum dapat menghapus trafficking in persons. ASEAN sebagai organisasi regional telah berusaha menjembatan upaya mencegah dan melawan trafficking in persons yang terjadi di Asia Tenggara. Kesimpulan dan temuan tersebut sesuai dengan class struggle theory, yaitu kelas terbentuk ketika adanya satu kelas yang mengambil alih kelas lainnya dengan melakukan eksploitasi untuk mendapatkan keuntungan, sehingga penelitian ini telah memperkuat class struggle theory tersebut. Kata kunci: ASEAN, Class Struggle, Pemerintah Indonesia, Trafficking In Persons, Transnational Crimes.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: J Political Science > JZ International relations
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
    Depositing User: sholikun ikun
    Date Deposited: 15 Apr 2016 15:50
    Last Modified: 15 Apr 2016 15:50
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24864

    Actions (login required)

    View Item