KONSENTRASI NAA DAN AIR KELAPA TERHADAP MULTIPLIKASI TEMULAWAK (CURCUMA XANTHORRHIZA ROXB.) IN VITRO

PRANATA, MOCH. GALIH (2015) KONSENTRASI NAA DAN AIR KELAPA TERHADAP MULTIPLIKASI TEMULAWAK (CURCUMA XANTHORRHIZA ROXB.) IN VITRO. Other thesis, Universitas Sebelas Maret .

[img]
Preview
PDF
Download (93Kb) | Preview

    Abstract

    KONSENTRASI NAA DAN AIR KELAPA TERHADAP MULTIPLIKASI TEMULAWAK (CURCUMA XANTHORRHIZA ROXB.) IN VITRO. Skripsi: Moch. Galih Pranata (H0712124). Pembimbing: Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus, M.S., Prof. Dr. Ir. Bambang Pujiasmanto, M.S., Program Studi: Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.Masyarakat pada dewasa ini cenderung menginginkan pengobatan dengan bahan alami, hal ini menjadikan permintaan benih temulawak sebagai bahan baku obat maupun industri jamu di Indonesia meningkat dengan pesat. Kondisi ini memberi peluang kepada petani sebagai penyedia bahan tanam. Upaya penyediaan bahan tanam dapat dilakukan melalui teknik kultur jaringan, namun teknik ini dibatasi dengan tingginya biaya perbanyakan, salah satunya yaitu zat pengatur tumbuh sintetik. Sehingga dapat menggunakan zat pengatur tumbuh alami sebagi penggantinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon multiplikasi temulawak terhadap pemberian ZPT NAA dan air kelapa muda in vitro. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan dan Bioteknologi Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret Surakarta pada Maret 2015 hingga Oktober 2015. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri atas dua faktor perlakuan dengan tiga kali ulangan. Faktor pertama konsentrasi NAA terdiri atas 4 taraf, yaitu NAA 0 ppm, 0,5 ppm,1 ppm, dan 1,5 ppm. Faktor kedua konsentrasi air kelapa muda terdiri atas 4 taraf,yaitu air kelapa muda 0%, 20%, 40%, 60%. Data dianalisis dengan menggunakan analisis ragam dan apabila terdapat beda nyata dilanjutkan dengan DMRT (Duncan Multiple Range Test) taraf 5%. Peubah yang diamati adalah waktu muncul akar, jumlah akar, panjang akar, waktu muncul tunas, tinggi tunas, jumlah tunas, waktu muncul daun, jumlah daun.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi perlakuan NAA 0,5 ppm dan air kelapa muda 60% mampu meningkatkan jumlah akar lebih banyak dengan rata-rata 20,33 akar. Pemberian NAA 1,5 ppm mampu meningkatkan jumlah tunas lebih banyak dengan rata-rata 2 tunas. Pemberian air kelapa muda 20% mampu meningkatkan tinggi tunas dengan rata-rata 7,37 cm dan panjang akar dengan rata-rata 7,37 cm.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    S Agriculture > S Agriculture (General)
    S Agriculture > SB Plant culture
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Agribisnis
    Depositing User: Ana Ana Ana
    Date Deposited: 15 Apr 2016 14:01
    Last Modified: 15 Apr 2016 14:01
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24816

    Actions (login required)

    View Item