PELAKSANAAN PROGRAM PENANGANGAN KUMUH DALAM GERAKAN TERPADU KESEHATAN, EKONOMI, PENDIDIKAN, INFRASTRUKTUR DAN LINGKUNGAN (GERDU KEMPLING) (Studi evaluasi di Kelurahan Cepoko Kecamatan Gunungpati Kota Semarang)

Wedarningrum, Anindya Wahyu (2016) PELAKSANAAN PROGRAM PENANGANGAN KUMUH DALAM GERAKAN TERPADU KESEHATAN, EKONOMI, PENDIDIKAN, INFRASTRUKTUR DAN LINGKUNGAN (GERDU KEMPLING) (Studi evaluasi di Kelurahan Cepoko Kecamatan Gunungpati Kota Semarang). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret .

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (330Kb) | Preview

    Abstract

    PELAKSANAAN PROGRAM PENANGANGAN KUMUH DALAM GERAKAN TERPADU KESEHATAN, EKONOMI, PENDIDIKAN, INFRASTRUKTUR DAN LINGKUNGAN (GERDU KEMPLING) (Studi evaluasi di Kelurahan Cepoko Kecamatan Gunungpati Kota Semarang) Ahmad Zuber, Bagus Haryono, Anindya Wahyu Wedarningrum Sosiologi, FISIP, Universitas Sebelas Maret Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model evaluasi CIPP (context, input, process, product) pada program penanggulangan kemiskinan Gerdu Kempling (Gerakan Terpadu Di Bidang Kesehatan, Ekonomi, Pendidikan, Infrastruktur dan Lingkungan) di kelurahan Cepoko Kecamatan Gunungpati. Penelitian ini menggunakan analisis teori diffussion inovation dan development as freedom. Klasifikasi pemilihan informan dipilih berdasarkan klasifikasi pengambilan keputusan, pada validitas data menggunakan triangulasi sumber dengan klasifikasi berdasarkan pembagian keputusan dan pelaksana program. Hasil dari penelitian ini adalah Pemerintah Kota Semarang tidak berjalan sendiri, tetapi bersinergi dengan berbagai stakeholders, tetapi pada kenyataannya model gerdu kempling yang dibuat dirasakan kurang optimal dan belum dapat menjawab permasalahan yang terjadi pada masyarakat miskin kota Semarang. Hal tersebut dikarenakan dalam pelaksanaannya di pihak internal terdapat komunikasi yang kurang, seperti sosialisasi kepada masyarakat mengenai adanya program Gerdu Kempling sehingga mempengaruhi responsivitas masyarakat terhadap program/kegiatan yang dijalankan, selain itu terbatasnya bantuan dana dan sarana baik anggaran dari Pemkot Semarang maupun dari para stakeholders, masalah minimnya pendampingan yang dilakukan oleh fasilitator akhirnya mengakibatkan program pendampingan tidak berkelanjutan. Selain itu kurang adanya sinkronisasi antara bantuan yang diberikan dengan apa yang dibutuhkan oleh warga miskin sasaran program sehingga bantuan terkesan tidak tepat sasaran dan kurang. Kata Kunci: Pelaksanaan, Keberhasilan, Gerdu Kempling, Context, input, Process, Product (CIPP)

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
    H Social Sciences > HM Sociology
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Sosiologi - S2
    Depositing User: sholikun ikun
    Date Deposited: 14 Apr 2016 19:23
    Last Modified: 14 Apr 2016 19:23
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24693

    Actions (login required)

    View Item