PERAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGATASI KASUS BULLYING ANTARPESERTA DIDIK DI MADRASAH IBTIDAIYAH

Wulandari, Atyka Mei (2016) PERAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MENGATASI KASUS BULLYING ANTARPESERTA DIDIK DI MADRASAH IBTIDAIYAH. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (403Kb) | Preview

    Abstract

    Atyka Mei Wulandari. Peran Bimbingan dan Konseling dalam Mengatasi Kasus Bullying Antarpeserta Didik Di Madrasah Ibtidaiyah. Skripsi, Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta, Desember 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mengetahui faktor-faktor penyebab peserta didik melakukan bullying, 2) Mengetahui dampak yang dialami oleh peserta didik yang menjadi korban perilaku bullying, 3) Mendeskripsikan upaya yang telah dilakukan oleh guru Bimbingan dan Konseling dalam mengatasi bullying oleh peserta didik di sekolah berdasarkan layanan bimbingan dan konseling , 4) Mengetahui layanan bimbingan dan konseling yang paling efektif untuk mengatasi bullying yang dilakukan oleh peserta didik di seko lah . Penelitian ini menggunakan analisis kualitatif, metode yang digunakan adalah studi kasus. Sumber data yang digunakan terdiri dari informan, tempat penelitian, dan dokumen. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Untuk mengetahui keabsahan data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Perilaku bullying yang terjadi di MI Negeri Jetis Sukoharjo disebabkan oleh faktor eksternal dan faktor internal. Adapun faktor eksternal yaitu: (a) ketidakharmonisan keluarga; (b) ketidakhadiran ayah; (c) kurangnya komunikasi dalam keluarga; (d) perilaku guru yang kurang baik;(e) pengaruh teman di sekolah; (f) pengaruh teman diluar sekolah. Sedangkan faktor internal, yaitu (a) pernah menjadi korban bully; (b) menujukkan eksistensi diri; (c) keinginan untuk diakui; (d) menutupi kekurangan diri; (e) mencari perhatian; (f) keinginan balas dendam; (g) sekedar iseng. 2) Dampak yang dialami oleh korban perilaku bullying yaitu berupa dampak fisik dan dampak psikologis. Dampak fisik berupa luka, sakit perut, serta kerusakan dan kehilangan barang yang dimilikinya. Dampak psikologis berupa malas bersekolah, menunjukkan gejala kekhawatiran, menunjukkan perilaku yang mencurigakan, terlihat cemas dan sedih. 3) Layanan bimbingan dan konseling yang diberikan oleh guru Bimbingan dan Konseling untuk mengatasi bullying antara lain: layanan orientasi, layanan informasi, layanan konseling individual, layanan bimbingan kelompok, dan layanan konseling kelompok. 4) Layanan yang lebih efektif untuk mengatasi perilaku bullying adalah layanan konseling individual. Kata Kunci: Peran Bimbingan dan Konseling, Bullying

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Bimbingan Konseling
    Depositing User: yulia nurhalimah
    Date Deposited: 14 Apr 2016 13:28
    Last Modified: 14 Apr 2016 13:28
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24678

    Actions (login required)

    View Item