Perancangan Tekstil Sebagai Busana Pesta Dengan Motif Anggrek

Prameswari, Redy (2006) Perancangan Tekstil Sebagai Busana Pesta Dengan Motif Anggrek. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (100Kb)

    Abstract

    Sejak awal dikenal manusia, pakaian telah menjadi kebutuhan pokok walaupun masih terbatas pada lembaran-lembaran kulit pohon dan kulit binatang sebagai penutup tubuh dari pengaruh cuaca dan gigitan serangga. Setelah peradaban manusia mulai berkembang, perilaku mereka pun berkembang seiring dengan perkembangan budaya pada saat itu. Salah satu bentuk perilaku tersebut adalah dalam hal berpakaian. Kebutuhan akan pakaian lebih untuk memenuhi kenyamanan dan keindahan yang bertujuan menjadikan penampilan dalam berpakaian menjadi lebih baik. Seiring dengan perubahan peradaban, pakaian terus mengalami perubahan baik dalam hal ukuran maupun mode sehingga mengarah kepada gaya berbusana dan fesyen yang modis. Dengan adanya hal tersebut, maka dibutuhkan busana dengan rancangan yang dapat memenuhi fungsinya serta nyaman dan serasi dipakai. Fungsi pakaian ini semakin beragam dan bisa dipandang dari berbagai sudut, terutama dari segi tujuan berpakaian. Satu hal yang tidak bisa disangkal bahwa pakaian merupakan salah satu wahana yang bisa menunjukkan karakter seseorang (Ninuk dalam KOMPAS, 2 Juli 1999 : 12). Arus globalisasi meningkatkan tuntutan yang lebih akan kebutuhan pakaian. Manusia dituntut serba praktis dan cepat dalam berpenampilan tanpa mengecilkan arti keindahan. Mereka dituntut untuk memperhatikan penampilan terutama di dalam bermasyarakat agar menjadi pribadi yang terhormat. Salah satu perwujudannya dapat ditonjolkan dari tata cara berbusana di antaranya, dalam menghadiri suatu pesta. Pemakaian busana pesta merupakan salah satu tujuan untuk menunjukan identitas dan keindahan pemakai. Dalam kehidupan bermasyarakat, pesta telah mewarnai kehidupan sejak zaman dahulu hingga sekarang. Walaupun penampilan pesta dari masa ke masa mengalami perubahan tetapi tujuannya sama yaitu untuk bergembira ria merayakan sesuatu. (Salim, 1991 : 151). Seiring dengan perkembangan zaman dan arus globalisasi, bentuk dan acara pesta pun mengalami pergeseran. Acara yang penuh dengan suka cita tersebut juga semakin mahal seiring dengan berubahnya selera penggemar pesta itu sendiri. Dulu para komunitas pesta umumnya menggelar acara pesta dengan mengambil bentuk di dalam ruangan misalnya di gedung/ hotel-hotel, kini pilihan pun semakin beragam dengan menggelar pesta di ruang terbuka salah satunya adalah di sebuah kapal pesiar yang mulai diminati oleh masyarakat kalangan atas. Beragam acara pesta pun semakin menjadi agenda harian bagi masyarakat kalangan atas di berbagai kota besar, mulai yang bersifat formal sampai yang individual dengan berbagai tema pesta. Seperti dikuti dalam majalah DEWI edisi khusus Pernikahan bahwa dalam setiap pesta pernikahan, tema menjadi penting untuk membuat benang merah setiap kegiatan. Pesta pernikahan kini semakin beragam dan diimbangi dengan desain yang semakin kreatif dan inovatif. (Emil Eryanto dalam DEWI, Juli 2004 : 131) Kegiatan pesta yang cenderung lebih banyak membuat para komunitas pesta membutuhkan busana pesta yang pantas untuk dikenakan khususnya busana wanita yang sampai abad ini mengalami perubahan yang dinamis. Busana pesta merupakan busana yang lebih spesifik atau lebih mencerminkan suasana suka cita. Dalam cerminan tersebut maka desain, warna, dan bahannya dipilih sesuai dengan sifat yang gembira. Dalam acara pesta, tampil menarik mutlak diperlukan. Dengan penampilan yang sempurna, elegan, dan indah status dan kesan yang ingin dicapai dari berbusana lebih terlihat, dalam hal ini busana berperan sebagai dress code di suatu pesta untuk mendukung tema pesta. Salah satu cara agar dapat mencapai hal tersebut dengan memberikan corak sebagai ragam hias yang dapat mendukung penampilan dalam berpesta sekaligus berfungsi sebagai dress code dalam visualisasi busananya. Corak merupakan salah satu unsur yang penting dalam penciptaan desain, karena melalui corak dapat dilihat nilai estetis desain tersebut dan akan lebih mendukung penampilan pemakai busana dalam suasana yang diinginkan. Upaya pemberian corak pada suatu desain semakin beragam diantaranya adalah teknik airbrush. Seperti yang dikatakan Brett Breckon dalam bukunya yang berjudul “An Introduction to Airbrushing And Photo Retouching” bahwa tekstil adalah area/ media lukis yang sangat bagus untuk dikerjakan dengan cara airbrush. Hampir semua jenis tekstil mulai dari katun, sutra, linen, dan berbagai macam serat lainnya dapat dilukis dengan teknik airbrush. (Brett Breckon, 1998, h. 108) Lukisan airbrush tidak menampakkan guratan kuas dan terkesan tiga dimensi membuat lukisan tampak nyata dan realis. Selain obyek yang tepat untuk dilukis dengan teknik airbrush, bunga juga sebagai lambang/ simbol pribadi seorang wanita dilihat dari keindahan bentuk, warna dan keharuman yang ditebarkan oleh bunga tersebut. Dari berbagai macam jenis bunga yang tumbuh di Indonesia, bunga Anggrek adalah salah satunya. Anggrek merupakan bunga yang cantik dan memiliki bermacam-macam jenis, warna dan bentuk yang beranekaragam indahnya. Predikat bunga “elite” pun rasanya pantas untuk bunga Anggrek yang anggun ini karena keindahan bentuk, warna dan keelokannya secara utuh menjadi ciri khasnya yang membedakannya dengan bunga yang lain. (www.pemda- diy.go.id) Selain dipelihara untuk mempercantik halaman rumah, bunga juga dirangkai untuk dijadikan hiasan di dalam ruang seperti ruang tamu, kantor/ gedung dan sebagai dekorasi ruang untuk acara-acara resmi. Keharuman bunga yang dikemas sebagai aroma therapi juga diyakini dapat membuat pikiran dan jiwa seseorang menjadi tenang dan relaks. Bunga merupakan bagian kecil dari keindahan alam yang dapat kita manfaatkan untuk kepentingan kehidupan kita. Berangkat dari hal ini, maka timbul gagasan untuk mengangkat Perancangan Busana Pesta dengan Ide Visual Bunga Anggrek, sebagai pendukung visualisasi digunakan teknik airbrush.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: N Fine Arts > NX Arts in general
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Kriya Seni
    Depositing User: Ferdintania Wendi
    Date Deposited: 25 Jul 2013 16:21
    Last Modified: 25 Jul 2013 16:21
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/2462

    Actions (login required)

    View Item