PRARANCANGAN PABRIK HIDROGEN PEROKSIDA PROSES AUTOOKSIDASI 2-ETHYL ANTHRAQUINONE KAPASITAS 40.000 TON PER TAHUN

Hidayati, Nur (2005) PRARANCANGAN PABRIK HIDROGEN PEROKSIDA PROSES AUTOOKSIDASI 2-ETHYL ANTHRAQUINONE KAPASITAS 40.000 TON PER TAHUN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img] PDF - Published Version
Download (311Kb)

    Abstract

    Pabrik hidrogen peroksida dengan bahan baku hidrogen, udara, dan 2 ethyl anthraquinone direncanakan didirikan di kawasan industri Gresik, Jawa Timur dengan kapasitas 40.000 ton per tahun. Pabrik ini didirikan di atas tanah seluas 20.000 m2 . Proses pembuatan hidrogen peroksida dilakukan melalui 3 tahap. Tahap pertama reaksi pengikatan H2 oleh working solution dalam reaktor fixed bed, reaksi berlangsung pada fase gas-cair, irreversibel, adiabatis, non isotermal dan eksotermis. Tahap kedua reaksi pembentukan H2O2 dalam reaktor packed bed, reaksi berlangsung pada fase gas-cair, adiabatis non isotermal dan eksotermis. Tahap pertama dan kedua berlangsung pada suhu 400 C dan tekanan 4 atm. Tahap ketiga pemisahan dan pemurnian, pemisahan dilakukan di menara ekstraktor sedangkan pemurnian dilakukan di menara distilasi. Kebutuhan hidrogen untuk pabrik sebanyak 195,3625652 kg/j dan udara sebanyak 496,5287839 kg/j.Produk yang dihasilkan berupa hidrogen peroksida sebanyak 5050,5050 kg/j. Utilitas pendukung proses meliputi penyediaan air sebesar 269734,7357 lt/j yang diperoleh dari air sungai, steam sebesar 296708,2093 kg/j, listrik sebesar 436,3 KW dan bahan bakar 1894,973 liter, dan udara tekan sebesar 150 m3 /j. Pabrik direncanakan beroperasi selama 330 hari per tahun dengan jumlah karyawan 145 orang dengan modal tetap sebesar 423,412 milyar per tahun. Hasil evaluasi ekonomi terhadap pabrik ini menunjukkan keuntungan sebelum pajak Rp.142,980 milyar per tahun, setelah dipotong pajak 40% sebesar Rp. 85,788 milyar per tahun. ROI sebelum pajak sebesar 23,79% dan setelah pajak sebesar 14,27%. POT sebelum pajak 1,88 tahun setelah pajak 2,79 tahun. Break even Point (BEP) sebesar 56,35 dan Shut Down Point (SDP) 22,83%.Discounted Cash Flow (DCF) sebesar 30,96%. Berdasarkan analisa ekonomi tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa pabrik hidrogen peroksida tersebut layak didirikan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QD Chemistry
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Kimia
    Depositing User: Ferdintania Wendi
    Date Deposited: 25 Jul 2013 16:21
    Last Modified: 25 Jul 2013 16:21
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/2457

    Actions (login required)

    View Item