Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kadar Gula Darah Puasa pada Pedagang Pasar Klewer Pasca Kebakaran

Setiawan, Agung (2016) Hubungan Tingkat Kecemasan dengan Kadar Gula Darah Puasa pada Pedagang Pasar Klewer Pasca Kebakaran. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (242Kb) | Preview

    Abstract

    Pendahuluan: Kurang lebih 6% dari seluruh penduduk dunia memiliki kadar gula darah yang tinggi. Terdapat beberapa faktor yang memengaruhi kadar gula darah, salah satunya adalah gangguan psikologis seperti kecemasan yang akan mengaktifkan sistem HPA axis yang dapat meningkatkan kadar gula darah seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecemasan dengan kadar gula darah pada pedagang Pasar Klewer pasca kebakaran. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik observasional menggunakan desain cross sectional. Sampel penelitian ini adalah pedagang Pasar Klewer korban kebakaran tanggal 28 Desember 2014 yang memenuhi kriteria inklusi dan didapatkan dengan metode consecutive sampling. Tingkat kecemasan dinilai dengan kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A). Kadar gula darah puasa didapatkan dan dinilai menggunakan alat gluco meter digital. Teknik analisis yang digunakan adalah uji korelasi Spearman. Hasil: Jumlah responden tanpa kecemasan didapatkan sebanyak 12 orang (40%), kecemasan ringan 10 orang (33,33%), kecemasan sedang 7 orang (23,33%), kecemasan berat 1 orang (3,33%), dan tidak didapatkan kecemasan sangat berat. Sampel dengan gula darah puasa baik sebanyak 11 orang (63,33%), gula darah puasa sedang 19 orang (36,67%) dan gula darah puasa buruk tidak ditemukan (0%). Rerata usia 38,06±5,30 tahun dan rerata IMT 21,24±1,89 kg/m2. Hasil nilai signifikansi pada uji Spearman antara tingkat kecemasan dengan kadar gula darah puasa adalah 0,523 dan r = 0,121. Hasil uji Spearman antara analisis usia dengan kadar gula darah puasa didapatkan nilai p = 0,033 dan analisis IMT dengan kadar gula darah puasa didapatkan nilai p = 0,577. Simpulan: Tidak ada hubungan signifikan (r = 0,121; p = 0,523) antara tingkat kecemasan dengan kadar gula darah puasa pada pedagang Pasar Klewer pasca kebakaran. Variabel usia memiliki hubungan signifikan (p = 0,033) dengan kadar gula darah puasa sedangkan variabel IMT tidak memiliki hubungan signifikan (p = 0,577) dengan kadar gula darah puasa. Kata Kunci : tingkat kecemasan, kadar gula darah puasa, stres psikis, kebakaran.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: bibid widodo
    Date Deposited: 11 Apr 2016 14:23
    Last Modified: 11 Apr 2016 14:23
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24516

    Actions (login required)

    View Item