Penyelenggaraan Senam Tanggamus Sehat Di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung (Studi Deskripsi Penyusunan, Sosialisasi, Pelaksanaan, dan Dampak Terhadap Masyarakat)

DIAN P, AJENG (2016) Penyelenggaraan Senam Tanggamus Sehat Di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung (Studi Deskripsi Penyusunan, Sosialisasi, Pelaksanaan, dan Dampak Terhadap Masyarakat). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (150Kb) | Preview

    Abstract

    Penyelenggaraan Senam Tanggamus Sehat di Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung (Studi Deskripsi Penyusunan, Sosialisasi, Pelaksanaan dan Dampak Terhadap Masyarakat). Tesis. Pembimbing 1: Prof. Dr. Sugiyanto, Pembimbing 2: Prof. Dr. Siswandari, M.Stats. Program Studi Ilmu Keolahragaan, Program Pascasarjana. Universitas Sebelas Maret Surakarta, Januari 2016. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan kebenaran dan mendeskripsikan proses penyusunan, sosialisasi, pelaksanaan, dan dampak program terhadap masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan naturalistik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah, wawancara, observasi, dokumentasi, dan kuisioner. Teknik validitas data yang digunakan adalah triangulasi dan pengecekan teman sejawat. Teknik analisis data yang digunakan merupakan analisis mengalir yakni terdapat tiga komponen analisis yaitu reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan/verifikasi dilakukan saling mengalir. Hasil dari penelitian ini adalah 1). Bentuk dan proses penyusunan oleh tim penyusun dari Senam Tanggamus Sehat yang diluncurkan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga di tahun 2010, yaitu berupa senam yang dibuat sesuai dengan ciri daerahnya dan menggunakan musik iringan lagu daerah yang sudah dikenal di Kabupaten Tanggamus. Senam ini ditujukan untuk instansi pendidikan diawal peluncurannya. 2). Proses sosialisasi yang dilakukan melalui pemetaan di tiga bagian wilayah. Sosialisasi diikuti oleh seluruh guru olahraga dari seluruh sekolah di Kabupaten Tanggamus juga dengan menggunakan media online youtube. 3). Proses pelaksanaan berdasarkan 24 tempat yang disurvei rata-rata melaksanakan di hari jumat atau minggu setiap minggunya. Penyebaran senam ini setelah berjalan 5 (lima) tahun, sudah menyebar ke masyarakat luas di Kabupaten Tanggamus dan tidak terpusat lagi bagi instansi pendidikan saja. Senam ini sudah diterapkan oleh kelompok-kelompok masyarakat umum di sebagian masyarakat Kabupaten Tanggamus. 4). Dampak senam ini adalah penambahan jam olahraga. Hal ini diperkuat dengan 10949 responden yang memberikan informasi. 62,4% melakukan olahraga sebanyak 1 kali dalam seminggu, 23,71% sebanyak 2 kali dan 13,89% melakukan ≥ 3 kali. Selanjutnya yang menyatakan melakukan senam sebanyak 1 kali dalam setiap minggu adalah 77,13%, 2 kali dalam seminggu sebanyak 19,53% dan yang ≥ 3 kali adalah sebesar 3,35%. Secara keseluruhan melalui senam ini terdapat kemungkinan disetiap individu terdapat penambahan banyaknya berolahraga dalam seminggu sebanyak 1 sampai 3 kali. Selain itu tidak ada keluhan masyarakat dan jumlah peserta terus bertambah. Sejalan dengan itu maka sudah terjadinya peningkatan kesadaran berolahraga di masyarakat juga diperkuat dengan adanya kelompok senam di masyarakat yang terbentuk setelah adanya penelitian ini. Temuan-temuan penting yang benar-benar sesuai dengan keadaan di lapangan yaitu: (1) Bentuk Senam Tanggamus Sehat adalah Senam yang masuk dalam kategori senam aerobik memiliki rangkaian gerakan yang khas terbagi menjadi pemanasan, inti dan pendinginan, juga masuk dalam senam dengan tempo musik pengiring sedang yaitu 120-140 ketukan berdasarkan pengukuran dari pengukuran metronome. (2) Penyusunan program Senam Tanggamus Sehat dilakukan oleh tim yang dibentuk oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan olahraga selama kurang lebih 3 bulan dan ditujukan kepada instansi pendidikan pada awal mula pelaksanaannya, namun seiring waktu mampu menjadi lebih luas yaitu mencakup masyarakat umum. (3) Sosialisasi dilakukan dengan menyertakan seluruh guru olahraga se-Kabupaten Tanggamus, dengan menggunakan pembagian wilayah menjadi 3 bagian. Sebagai pemateri instruktur yang sudah dilatih sebelumnya dan koreografer. Sosialisasi juga dilakukan melalui pengadaan lomba-lomba dan laman media youtube untuk penyebaran file video Senam Tanggamus Sehat. (4) Pelaksanaan program ini diawal kemunculannya hanya dilakukan disekolah-sekolah, namun dalam perkembangannya saat ini senam sudah diwajibkan 1 kali dalam seminggu, untuk instansi pemeritahan daerah juga kecamatan, bahkan pelaksanaan dilakukan ditempat-tempat lapang seperti taman kota atau lapangan terbuka bagi masyarakat juga pada kelompok-kelompok masyarakat yang membuka pusat senam bersama yang lebih komersil. Pengadaan fasilitas terhadap senam ini juga sangat lengkap dan mudah untuk didapatkan. (5) Dampak yang ditimbulkan dari program Senam Tanggamus Sehat ini adalah peningkatan aktivitas berolahraga pada masyarakat dan terpenuhinya kebutuhan olahraga bagi masyarakat umum secara rutin yaitu dengan frekuensi minimal 2-3 kali dalam seminggu. Juga membangun komunikasi antar masyarakat hingga mampu mendorong terciptanya komunikasi di masyarakat dengan adanya kelompok-kelompok senam pada masyarakat Kabupaten Tanggamus yang terbentuk setelah adanya program ini. Kata Kunci: Senam Tanggamus Sehat, Sosialisasi, Pelaksanaan, Dampak.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Ilmu Keolahragaan
    Depositing User: fifit puspitasar
    Date Deposited: 10 Apr 2016 20:34
    Last Modified: 10 Apr 2016 20:34
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24441

    Actions (login required)

    View Item