KINERJA DAN OPTIMASI SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM PERKOTAAN DENGAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM SISTEM KONVENSIONAL DAN SISTEM HIGH RATE

YUSRIL AMRI, YUSRIL (2016) KINERJA DAN OPTIMASI SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM PERKOTAAN DENGAN INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM SISTEM KONVENSIONAL DAN SISTEM HIGH RATE. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (22Kb) | Preview

    Abstract

    Berdasarkan rasio antara jumlah penduduk dengan pasokan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Banjarnegara sudah tidak signifikan. Oleh karena itu, secara mandiri masyarakat berupaya memenuhi kebutuhan air bersih sebagai kebutuhan konsumsi minum. Melalui Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (PAMSIMAS) tahun 2012 masyarakat Banjarnegara dengan pendampingan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) membangun sistem penyediaan air minum. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kinerja dan skala prioritas rehabilitasi BPSPAM Kabupaten Banjarnegara. Masalah dalam penelitian sebagai berikut: 1) bagaimana tingkat kinerja BPSPAM terhadap sistem penyediaan air minum, 2) bagaimana skala prioritas rehabilitasi pada kerusakan unit penyediaan air minum. Metode penilaian kinerja BPSPAM sesuai kriteria BPPSPAM Tahun 2005. Data dalam penelitian ini sebagai berikut: 1) bidang teknik, 2) bidang keuangan, dan 3) bidang manajemen. Metode Analytical Hierarchy Process digunakan untuk menentukan skala prioritas rehabilitasi SPAM. Teknik pengumpulan data adalah kuesioner, observasi, dan studi literatur. Peralatan yang diperlukan untuk penelitian ini yaitu: kuesioner penilaian kinerja BPSPAM, kamera untuk dokumentasi, form penilaian volume dan kondisi kerusakan SPAM dan alat tulis, serta software AHP untuk penyusunan skala prioritas. Berdasarkan hasil Penialian kinerja BPSPAM setelah direkapitulasi maka diperoleh nilai akhir sebesar 1,445 (BPSPAM sakit). Perhitungan skala prioritas secara manual didapat bobot dari kelima kriteria tersebut yaitu tingkat kerusakan 37,2%; budgeting rehabilitasi 11,6%; jumlah pelanggan BPSPAM 37,2%; dan partisipasi masyarakat 13,9%, jadi tingkat kerusakan dan jumlah pelanggan memberikan kontribusi penilaian prioritas rehabilitasi SPAM di Kabupaten Banjarnegara. Hasil penentuan skala prioritas rehabilitasi SPAM Kabupaten Banjarnegara dengan metode AHP menunjukkan nilai tertinggi decision scors adalah 32,3% BPSPAM Tirta Sari Kec. Pagedongan, artinya prioritas pertama rehabilitasi jaringan SPAM Kabupaten Banjarnegara dilakukan di BPSPAM Tirta Sari, prioritas kedua di BPSPAM Tirta Lestari Kec. Punggelan dengan skor 23,2%, prioritas ketiga di BPSPAM Banyu Lestari Kec. Bawang dengan skor 17,7%, prioritas keempat di BPSPAM Tirta Modal Kec. Pagentan dengan skor 16,3%, dan prioritas kelima di BPSPAM Banyu Mulya Kec. Wanadadi dengan skor 10,5%. Kata kunci : kinerja, skala prioritas rehabilitasi, BPSPAM, sistem penyediaan air minum

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister > Teknik Sipil - S2
    Depositing User: satria mahendra
    Date Deposited: 10 Apr 2016 17:00
    Last Modified: 10 Apr 2016 17:00
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24404

    Actions (login required)

    View Item