PENGARUH PEMBERIAN MENIR KEDELAI TERPROTEKSI TERHADAP NILAI TOTAL DIGESTIBLE NUTRIENT RANSUM DOMBA EKOR TIPIS

Susilowati, Wahana Tri (2016) PENGARUH PEMBERIAN MENIR KEDELAI TERPROTEKSI TERHADAP NILAI TOTAL DIGESTIBLE NUTRIENT RANSUM DOMBA EKOR TIPIS. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (165Kb) | Preview

    Abstract

    Penambahan menir kedelai kedalam ransum yang diberikan kepada Domba Ekor Tipis merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan sumber protein, menir kedelai memiliki kandungan protein diatas 35%. Pemberian pakan dengan kandungan protein tinggi untuk ternak ruminansia harus diberikan secara optimal, karena protein didalam rumen akan didegradasi oleh mikrobia rumen. Protein yang lolos dari degradasi rumen akan dicerna didalam abomasum dan usus halus, dimana produksi asam aminonya lebih besar dibandingkan asam amino yang disintesis oleh mikrobia. Upaya untuk melindungi protein menir kedelai dari degradasi protein salah satunya dengan proteksi menggunakan formaldehide. Prinsip dasar dari perlakuan protein dengan formaldehide adalah membentuk ikatan kimia dengan protein yang bersifat stabil pada pH netral seperti pH rumen tetapi menjadi labil pada pH asam seperti pada abomasum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan menir kedelai terproteksi pada ransum Domba Ekor Tipis terhadap bahan organik dapat dicerna (BOdd), total digestible nutrient (TDN), nutritive value index bahan kering (NVI BK) dan nutritive value index bahan organik (NVI BO) secara in vivo. Penelitian ini dilaksanakan selama tiga bulan mulai bulan April hingga Juli 2015, di Kandang Percobaan Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret. Materi yang digunakan yaitu domba ekor tipis dengan rerata bobot badan 19,85 ±2,71 kg sebanyak 15 ekor. Ransum yang digunakan terdiri dari rumput gajah, konsentrat basal, menir kedelai tanpa proteksi dan menir kedelai terproteksi. Konsentrat basal terdiri dari: dedak padi, brand, kulit kopi, bungkil kedelai, mineral dan garam. Desain penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan tiga perlakuan dan lima ulangan sebagai blok dan setiap blok terdiri dari satu ekor domba. Perlakuan terdiri dari P0= 60% rumput gajah + 40% konsentrat basal, P1= 60% rumput gajah + 25% konsentrat basal + 15% menir kedelai tidak terproteksi, P2= 60% rumput gajah + 25% konsentrat basal + 15% menir kedelai terproteksi. Hasil penelitian yang diperoleh untuk tiap perlakuan P0, P1 dan P2 masing-masing adalah BOdd: 47,63; 51,77 dan 52,64%, TDN: 53,02; 58,28 dan 58,67%, NVI BK: 450,38; 495,35 dan 498,68 gram/ekor/hari, NVI BO: 405,17; 449,97 dan 451,67 gram/ekor/hari. Penambahan menir kedelai terproteksi sebanyak 15% dalam ransum berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap BOdd. Pemberian menir kedelai terproteksi sebanyak 15% dalam ransum menunjukkan hasil yang berbeda nyata (P<0,05) terhadap nilai TDN, NVI BK dan NVI BO. Simpulan dari penelitian ini penggunaan menir kedelai terproteksi sebanyak 15% mampu meningkatkan nilai TDN, NVI BK dan NVI BO tetapi tidak menurunkan nilai BOdd. x Kata kunci: domba ekor tipis, menir kedelai, proteksi formaldehide, TDN

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
    Divisions: Fakultas Pertanian > Peternakan
    Depositing User: satria mahendra
    Date Deposited: 10 Apr 2016 15:43
    Last Modified: 10 Apr 2016 15:43
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24391

    Actions (login required)

    View Item