Pengaruh pemberian curcumin terhadap kadar soluble interadhesive mollecule -1 dan leukptrien b-4 pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2

Kamal, Fahruddin (2016) Pengaruh pemberian curcumin terhadap kadar soluble interadhesive mollecule -1 dan leukptrien b-4 pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (173Kb) | Preview

    Abstract

    Latar Belakang Penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 adalah insiden kardiovaskuler yang didasari oleh proses aterosklerosis. Peningkatan Soluble Intercellular Adhesion Molecule-1 (sICAM-1) dan peningkatan Leukotrien B-4 (LTB-4) berhubungan dengan aktivasi platelet yang selanjutnya berkembang menjadi plak arteriosklerotik. Curcumin menekan pada jalur aktivasi NF-ĸB sehingga mempunyai sifat anti inflamasi Tujuan Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplementasi Curcumin terhadap Soluble Intercellular Adhesion Molecule-1 (sICAM-1) dan Leukotrien B-4 (LTB-4) pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 yang menjalani terapi di poliklinik rawat jalan. Metode Penelitian Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan randomisasi, sampel 30 orang, dibagi menjadi kelompok kontrol diberikan plasebo dan perlakuan diberikan curcumin 2 x 500 mg/hari peroral selama 45 hari. Analisis statistik menggunakan SPSS 22 for windows. Karakteristik penelitian yang berupa variabel kualitatif, uji homogenitas dilakukan menggunakan uji Chi Square. Uji beda dua rerata menggunakan uji parametrik (uji t) jika data variabel berdistribusi normal atau uji non parametrik (Mann-Whitney / Wilcoxon Signed Rank Test). Hasil Penelitian Hasil penelitian menunjukkan pemberian curcumin 2 x 500 mg/hari peroral peroral jika dibandingkan placebo secara bermakna menurunkan kadar Soluble Intercellular Adhesion Molecule-1 (sICAM-1) (183,29±51,60 vs 246,23±102,12; p = 0,037), dan menurunkan Leukotrien B-4 (LTB-4) (198,17±106,09 vs 910,56±1223,49 ; p = 0,006). Kesimpulan Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemberian suplementasi curcumin dapat menurunkan kadar Soluble Intercellular Adhesion Molecule-1 (sICAM-1) dan menurunkan kadar Leukotrien B-4 (LTB-4) pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 yang menjalani terapi di poliklinik rawat jalan. Kata kunci: curcumin, Soluble Intercellular Adhesion Molecule-1, Leukotrien B-4, Diabetes Mellitus tipe 2

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
    Divisions: Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Kedokteran Keluarga
    Depositing User: anggra prasasti
    Date Deposited: 09 Apr 2016 19:38
    Last Modified: 09 Apr 2016 19:38
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24341

    Actions (login required)

    View Item