PRAKTEK PRODUKSI PEMBUATAN ABON IKAN PATIN

SASONGKO, DANANG ADI (2016) PRAKTEK PRODUKSI PEMBUATAN ABON IKAN PATIN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (266Kb) | Preview

    Abstract

    Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui cara pembuatan abon patin, mengetahui formula terbaik abon patin ditinjau dari karakteristik sensoris yang meliputi warna, rasa, aroma, dan overall dan mengetahui kadar protein pada abon patin formula terbaik dan mengetahui kelayakan usaha abon patin ditinjau dari analisis ekonomi. Pembuatan abon patin dilakukan sebagai penganekaragaman makanan (diversifikasi pangan) yang bertujuan untuk mendapatkan produk yang baru dan bermanfaat bagi konsumen. Diversifikasi produk dari patin masih sangat terbatas, sehingga salah satu cara untuk menghasilkan diversifikasi produk dari patin adalah dibuat menjadi abon. Abon adalah makanan yang terbuat dari serat daging yang mengering dan penampilannya biasanya berwarna coklat terang hingga kehitaman. Abon patin dibuat dari ikan patin, kluwih, santan, bawang merah, bawang putih, gula merah, garam, ketumbar, kunyit, jahe, sereh, daun salam dan daun jeruk. Abon patin dibuat menjadi tiga formulasi yaitu formula pertama abon patin dengan ikan patin 1000 g dan kluwih 200 g, formula kedua abon patin dengan ikan patin 1000 g dan kluwih 150 g, formula ketiga abon patin dengan ikan patin 1000 g dan kluwih 100 g. Berdasarkan hasil uji organoleptik metode kesukaan diperoleh hasil formula ketiga yang disukai. Analisis karakteristik kimia dilakukan dengan uji kadar protein dengan metode kjeldahl. Berdasarkan analisis karakteristik kimia diperoleh kadar protein pada Abon Patin yaitu sebesar 24,085%. Hasil analisis ekonomi abon patin yaitu kapasitas produksi 1.500 kemasan/bulan dengan harga pokok Rp. 13.159,-/kemasan, harga jual Rp. 20.000,-/kemasan maka diperoleh laba bersih Rp. 9.235.478,-/bulan, Break Even Point (BEP) 691 kemasan/bulan, Return of Investment (ROI) sebelum pajak 81%, Return of Investment (ROI) setelah pajak 81%, Pay Out Time (POT) 1 tahun 9 bulan, Benefit Cost Ratio (Net B/C) 1,5 dan menyatakan bahwa perusahaan ini layak untuk dikembangkan karena nilai B/C lebih dari 1.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
    Divisions: Fakultas Pertanian > D3 - Teknologi Hasil Pertanian
    Depositing User: fifit puspitasar
    Date Deposited: 09 Apr 2016 18:52
    Last Modified: 09 Apr 2016 18:52
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24336

    Actions (login required)

    View Item