Faktor-Faktor Anteseden Organisasi Yang Mempengaruhi Motivasi Pelayanan Publik, Dimediasi oleh Keterkaitan, Otonomi dan Kompetensi. (Studi Kasus Pada Perawat berstatus PNS di RSUD Dr Moewardi Surakarta)

Rukmana, Adis Indra (2016) Faktor-Faktor Anteseden Organisasi Yang Mempengaruhi Motivasi Pelayanan Publik, Dimediasi oleh Keterkaitan, Otonomi dan Kompetensi. (Studi Kasus Pada Perawat berstatus PNS di RSUD Dr Moewardi Surakarta). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (145Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK FAKTOR- FAKTOR ANTESEDEN ORGANISASI YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI PELAYANAN PUBLIK, DIMEDIASI OLEH KETERKAITAN, OTONOMI DAN KOMPETENSI. (Studi Kasus Pada Perawat berstatus PNS di RSUD DR Moewardi Surakarta) Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor anteseden organisasi sebagai persepsi karyawan dari sistem kerja berkinerja tinggi dan mengetahui pengaruhnya terhadap motivasi pelayanan publik. Populasi penelitian adalah perawat rawat inap, yang ada di ruang Melati, Mawar dan Angrek berstatus PNS minimal telah bekerja selama 1 tahun di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Sampel sebanyak 100 orang dengan teknik purposive sampling, Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan regresi ordinary least square sedangkan efek mediasi menggunakan analisis regresi hirarkis model Baron dan Kenny. Hasil penelitian menunjukkan proses seleksi, pelatihan, konsultasi, kerja tim otonom, dan karakteristik pekerjaan memiliki pengaruh pada motivasi pelayanan publik sedangkan komunikasi organisasi tidak memiliki pengaruh terhadap motivasi pelayanan publik. Praktik SDM pembayaran berbasis kinerja berpengaruh negatif pada motivasi pelayanan publik. Proses seleksi berhubungan dengan kompetensi dan keterkaitan perawat. Pelatihan berpengaruh dengan kompetensi tetapi pelatihan tidak berhubungan signifikan terhadap otonomi. Konsultasi berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap kompetensi dan konsultasi berpengaruh positif terhadap otonomi. Komunikasi organisasi berpengaruh positif pada keterikatan Otonomi tim kerja berhubungan dengan keterkaitan dan otonomi. Otonomi tim kerja berpengaruh positif pada keterikatan dan otonomi perawat. Karakteristik pekerjaan berpengaruh positif pada kompetensi dan pada otonomi perawat. Permbayaran berbasis kinerja berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan pada otonomi perawat. Kepuasan pada kebutuhan dasar psikologi berpengaruh positif terhadap motivasi pelayanan publik Otonomi memediasi pengaruh antara pelatihan dan motivasi pelayanan public, konsultasi dan motivasi pelayanan publik, karakteristik pekerjaan dan motivasi pelayanan publik, otonomi tim kerja dan motivasi pelayanan publik, dan pembayaran berbasis kinerja dan motivasi pelayanan publik. Kompetensi memediasi pengaruh antara proses seleksi dan motivasi pelayanan publik, pelatihan dan motivasi pelayanan publik, konsultasi dan motivasi pelayanan publik, dan karakteristik pekerjaan dan motivasi pelayanan publik. Keterkaitan memediasi pengaruh antara proses seleksi dan motivasi pelayanan publik, komunikasi organisasi dan motivasi pelayanan publik, dan otonomi tim kerja dan motivasi pelayanan publik. Kata kunci : anteseden organisasi, sistem kerja berkinerja motivasi pelayanan publik

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HC Economic History and Conditions
    Divisions: Fakultas Ekonomi > D3 - Manajemen Pemasaran
    Depositing User: satria mahendra
    Date Deposited: 09 Apr 2016 18:14
    Last Modified: 09 Apr 2016 18:14
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24272

    Actions (login required)

    View Item