ANALISIS KINERJA ALAT PENGERING SIMPLISIA JAHE SUMBER PANAS SINAR MATAHARI DENGAN CADANGAN PANAS KOMPOR BIOMASSA TIPE II

ROCHMAWATI, YESSY (2016) ANALISIS KINERJA ALAT PENGERING SIMPLISIA JAHE SUMBER PANAS SINAR MATAHARI DENGAN CADANGAN PANAS KOMPOR BIOMASSA TIPE II. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (72Kb) | Preview

    Abstract

    Simplisia adalah bahan alami yang digunakan sebagai bahan baku obat yang belum mengalami pengolahan tetapi sudah dikeringkan dengan kadar air maksimum 10%. Dalam pengolahan simplisia jahe, selama ini petani melakukan proses pengeringan dengan open sun drying. Metode pengeringan ini kurang efektif dan efisien, serta kurang higienis pada simplisia jahe yang dihasilkan. Untuk mendukung para petani, dikembangkan alat pengering sumber panas sinar matahari dengan cadangan panas kompor biomassa tipe II. Alat pengering ini, merupakan pengembangan dari tipe I dan sebelum diimplementasikan kepada petani klaster biofarmaka, dilakukan pengujian kinerja alat. Pengujian alat dilakukan dengan mekanisme eksperimen dan analisis kondisi lingkungan internal dan eksternal yang dilakukan secara simultan dengan faktor utama eksperimen. Dalam eksperimen, respon yang diukur adalah kadar air simplisia setelah proses pengeringan. Faktor yang dikontrol ada tiga yaitu sumber panas, waktu pengeringan, dan posisi rak. Pada masing-masing faktor terdapat level dari faktor yaitu tiga level sumber panas (sinar matahari, kompor biomassa, gabungan), delapan level waktu pengeringan (1,2,3,4,5,6,7,8 jam), dan delapan level posisi rak (rak A,B,C,D,E,F,G,H). Kovariat pada eksperimen meliputi suhu internal, kelembaban internal, suhu eksternal, dan kecepatan angin. Eksperimen dilakukan menggunakan split-split-plot design. Metode analisis yang digunakan adalah Analysis of Covariance (ANCOVA). Berdasarkan hasil eksperimen, kondisi optimal pengeringan adalah proses pengeringan dengan sumber panas sinar matahari pada rak A selama 8 jam. Ketika eksperimen, proses pengeringan sumber panas kompor biomassa membutuhkan waktu 8 jam dan sumber panas gabungan selama 6 jam. Sumber panas sinar matahari dan kompor biomassa dapat digunakan pada alat pengering ini sesuai dengan kondisi cuaca dan kebutuhan petani. Sedangkan, posisi rak pada kabinet pengering dapat digunakan seluruhnya tetapi proses pengeringan rak bagian atas lebih cepat dibandingkan rak bagian bawah. Kata kunci: Simplisia jahe, solar dryer, split split plot design, ANCOVA xvii + 77 halaman; 28 gambar; 35 tabel; Daftar Pustaka: 19 (1982-2015)

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > T Technology (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Industri
    Depositing User: satria mahendra
    Date Deposited: 09 Apr 2016 18:19
    Last Modified: 09 Apr 2016 18:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24266

    Actions (login required)

    View Item