PENGELOLAAN SOLO INTERNATIONAL PERFORMING ARTS (SIPA) DALAM MENDORONG PARIWISATA KOTA SURAKARTA

Rakadea, Rhedik (2016) PENGELOLAAN SOLO INTERNATIONAL PERFORMING ARTS (SIPA) DALAM MENDORONG PARIWISATA KOTA SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret .

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (827Kb) | Preview

    Abstract

    Rhedik Rakadea. D0311059. 2015. “Pengelolaan Solo International Performing Arts (SIPA) Dalam Mendorong Pariwisata Kota Surakarta” . Skripsi. Program Studi Sosiologi. Fakultas Ilmu Sosial dan Politik. Universitas Sebelas Maret. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengelolaan Solo International Performing Arts dalam mendorong pariwisata Kota Surakarta serta manfaat pengelolaan acara tersebut untuk berbagai pihak. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Pertukaran Sosial dari Peter M. Blau. Dalam teori pertukaran sosial ini terdapat timbal balik di dalam setiap hal yang dilakukan oleh individu maupun kelompok yang terkait dengan event Solo International Performing Arts. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Untuk teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan adalah triangulasi sumber. Teknik analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Solo International Performing Arts sudah baik. Hal itu ditunjukkan dari hubungan kerja sama yang terjalin antara Rumah SIPA sebagai penyelenggara dan Kota Solo dengan negara lain yang menjadi delegasi penampil di event Solo International Performing Arts. Keuntungan dan manfaat positif tidak hanya dirasakan oleh Rumah SIPA atau Pemerintah Kota Solo saja, namun dari berbagai pihak yang terkait dengan SIPA juga mendapat timbal balik dari dukungan yang mereka berikan untuk mensukseskan event SIPA, seperti pedagang yang sudah menyewa stand di acara SIPA dan mendapat timbal balik dari masyarakat yang membeli dagangan mereka ketika acara SIPA berlangsung. Masyarakat juga mendapat sebuah keuntungan karena sudah meluangkan waktu untuk hadir ke acara SIPA, mereka mendapat manfaat dari event SIPA berupa kebahagiaan, kebanggaan dan kepuasan karena masyarakat Kota Solo membutuhkan hiburan. Bentuk timbal balik tidak hanya berupa materi ataupun sesuatu yang nampak nyata, namun bisa berupa perasaan, nilai, dan norma. Selain itu, Pemerintah dan Rumah SIPA dapat memahami kebutuhan masyarakat Kota Solo yang membutuhkan hiburan karena minimnya lahan wisata yang ada di Kota Solo yang semakin lama semakin meredup. Dalam menjalankan kegiatan SIPA, Rumah SIPA memiliki hambatan namun tidak menjadi suatu hal yang menyulitkan. Kata Kunci : Pariwisata, Pengelolaan, Event SIPA

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
    Depositing User: sholikun ikun
    Date Deposited: 09 Apr 2016 08:07
    Last Modified: 09 Apr 2016 08:07
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24260

    Actions (login required)

    View Item