MANAJEMEN PEMELIHARAAN AYAM PETELUR DI PETERNAKAN PT. SARI UNGGAS FARM DI KABUPATEN SRAGEN

SUMARNO, (2009) MANAJEMEN PEMELIHARAAN AYAM PETELUR DI PETERNAKAN PT. SARI UNGGAS FARM DI KABUPATEN SRAGEN. Other thesis, UNIVERSITAS SEBELAS MARET.

[img] PDF - Published Version
Download (154Kb)

    Abstract

    Kegiatan Magang ini dilakukan pada bulan Pebruari sampai Maret 2009 dengan judul Manajemen Pemeliharaan Ayam Petelur. Pemeliharaan ayam petelur berlokasi di peternakan PT. Sari Unggas Farm Dukuh Jatirejo, Desa Sepat, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen. Pemilihan judul magang Manajemen Pemeliharaan Ayam Petelur mengigat kebutuhan telur masyarakat semakin meningkat dan untuk memenuhi permintaan telur tersebut di butuhkan pemeliharaan ayam yang intensif sehingga penulis ingin mengetahui pemeliharaan ayam petelur yang baik yang ada di Kabupaten Sragen. Manajemen pemeliharaan ayam petelur merupakan kegiatan untuk mengetahui pemeliharaan ayam petelur mulai dari penyampuran pakan, pemberian pakan, pengobatan dan penyeleksian telur sehingga dapat mengetahui manajemen pemeliharaan ayam tersebut baik atau tidak. Hasil dari magang yang di lakukan di peternakan ayam petelur PT. Sari Unggas Farm yaitu ayam petelur yang di pelihara ayam fase starter, grower dan layer dengan kapasitas total 46. 219 ekor. Strain ayam yang di pelihara adalah Hy line yang berasal dari distributor di Solo dan DOC setiap kali masuk sebanyak 4284 ekor. Kandang DOC berjumlah dua pen, grower satu pen dan layer 40 pen. Lama pemeliharaan fase starter 0-5 minggu, grower 5-12 minggu dan layer 18-85 minggu. Peralatan pakan dan minum fase starter dan grower masih manual. Litter kandang DOC tidak menggunakan sekam, tetapi cukup dengan koran sebanyak 9 lembar. Kandang ayam grower tiap kotak berisi 2 ekor dan untuk ayam layer 1 ekor. Pencahayaan ayam grower pada malam hari tidak ada. Ayam petelur mulai bertelur ketika berumur 18 minggu. Pakan ayam DOC dalam bentuk pakan jadi dari pabrik. Pakan ayam grower dan layer mengunakan ransum yang di beli dari pabrik dan di campur dengan jagung, bekatul, grit dan contramol. Setiap hari produksi telur rata- rata 1.800 Kg. Ayam afkir di jual kepada pedagang di sekitar Solo. Kata Kunci : Ayam Petelur, Strain, DOC, Kandang, peralatan, Litter, Pencahayaan, Bertelur, Pakan, Afkir.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
    Divisions: Fakultas Pertanian > D3 - Agribisnis
    Depositing User: Artika Vety Yulianingrum
    Date Deposited: 12 Jul 2013 00:58
    Last Modified: 12 Jul 2013 00:58
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/2423

    Actions (login required)

    View Item