PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK AKUADES BIJI SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP STRUKTUR HISTOLOGIS PARU MENCIT (Mus musculus) YANG DIPAPAR ASAP ROKOK

Yustia, Pramita (2016) PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK AKUADES BIJI SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP STRUKTUR HISTOLOGIS PARU MENCIT (Mus musculus) YANG DIPAPAR ASAP ROKOK. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (193Kb) | Preview

    Abstract

    Pramitha Yustia, G0012160, 2016. Pengaruh Pemberian Ekstrak Akuades Biji Sirsak (Annona muricata L.) Terhadap Struktur Histologis Paru Mencit (Mus musculus) yang Dipapar Asap Rokok. Skripsi, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Pendahuluan: Biji buah sirsak mengandung zat antioksidan berupa vitamin C, vitamin E, asam galat, dan flavonoid. Asap rokok adalah senyawa oksidan yang dapat menyebabkan stres oksidatif dan kerusakan pada paru. Tujuan penelitian adalah mengetahui pengaruh pemberian ekstrak akuades biji sirsak dalam memberikan efek proteksi terhadap struktur histologis paru mencit yang dipapar asap rokok. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan rancangan penelitian the post-test only control group design. Sampel penelitian berupa mencit Swiss webster jantan, berumur 2-3 bulan, dengan BB ± 20 g sebanyak 30 ekor diambil secara incidental sampling dan dibagi merata dalam 5 kelompok secara random. Kelompok Kontrol (KK) hanya diberi akuades, Kelompok Induksi (KI) diberi akuades dan paparan asap rokok, sedangkan Kelompok Perlakuan 1 (KP1), Kelompok Perlakuan 2 (KP2), dan Kelompok Perlakuan 3 (KP3) diberi ekstrak akuades biji sirsak dengan dosis berturut-turut: 14 mg/ 20 g BB; 21 mg/ 20 g BB; dan 28 mg/ 20 g BB serta diberi paparan asap rokok. Perlakuan diberikan selama 14 hari berturut-turut. Pada hari ke-15 mencit dikorbankan dan organ paru diambil untuk dibuat preparat dengan pengecatan Hematoksilin Eosin (HE). Preparat diamati dengan mikroskop cahaya perbesaran 400x untuk melihat gambaran destruksi septum alveolar, edema paru, dan infiltrasi sel radang. Besarnya kerusakan paru diberi skor 0-2. Data dianalisis dengan uji statistik Kruskal Wallis dan Mann Whitney dengan α = 0,05. Hasil: Pada KK sebagian besar lapang pandang (78%) menunjukkan gambaran paru normal. Pada KI sebagian besar lapang pandang (75%) menunjukkan kerusakan kerusakan berat, sedangkan pada KP1, KP2, dan KP3 jumlah lapang pandang dengan kerusakan berat semakin menurun, masing-masing adalah 46%, 8%, dan 1%. Uji Kruskal Wallis menunjukkan hasil yang signifikan dengan p = 0,000 (p < 0,05). Hasil uji Mann Whitney menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara KI – KK, KI – KP1, KI - KP2, KI - KP3, KP1 - KP2, KP1 - KP3, KP2 - KP3, KK – KP1, KK – KP2, dan perbedaan yang tidak signifikan antara KK – KP3. Kesimpulan: Ekstrak akuades biji sirsak (Annona muricata L.) dapat memberikan efek proteksi terhadap histologis paru mencit yang dipapar asap rokok. Peningkatan dosis akuades ekstrak biji sirsak memberikan peningkatan efek proteksi terhadap struktur histologis paru mencit yang dipapar asap rokok.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General)
    Divisions: Fakultas Teknik > Teknik Sipil
    Depositing User: satria mahendra
    Date Deposited: 09 Apr 2016 18:39
    Last Modified: 09 Apr 2016 18:39
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24208

    Actions (login required)

    View Item