PERBEDAAN SKOR PASIEN OSTEOARTRITIS ANTARA SEBELUM DAN SESUDAH TERAPI IR DAN TENS BERDASARKAN LI (LEQUESNE INDEX) DAN WOMAC (WESTERN ONTARIO AND MCMASTER UNIVERSITIES OSTEOARTHRITIS INDEX)

DINDA SERUNI, BEATA (2016) PERBEDAAN SKOR PASIEN OSTEOARTRITIS ANTARA SEBELUM DAN SESUDAH TERAPI IR DAN TENS BERDASARKAN LI (LEQUESNE INDEX) DAN WOMAC (WESTERN ONTARIO AND MCMASTER UNIVERSITIES OSTEOARTHRITIS INDEX). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (138Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Beata Dinda Seruni, G0012042, 2015. Perbedaan Skor Pasien Osteoartritis antara Sebelum dan Sesudah Terapi IR dan TENS Berdasarkan LI (Lequesne Index) dan WOMAC (Western Ontario and McMaster Universities Osteoarthritis Index). Skripsi, Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Latar Belakang: Osteoartritis (OA) merupakan penyakit sendi degeneratif dengan progresifitas yang lambat, bersifat kronis, serta menyebabkan dampak yang besar pada kesehatan masyarakat. Terapi modalitas yang diberikan dapat berupa Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS) dan pemanasan sinar Infra Red (IR). Kuesioner yang paling banyak digunakan dan dianjurkan untuk pengukuran serta uji klinis OA ialah LI dan WOMAC. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan skor pasien OA antara sebelum dan sesudah terapi IR dan TENS berdasarkan LI dan WOMAC Metode: Penelitian ini bersifat eksperimen semu (quasi experiment) dengan menggunakan metode the pre- and posttest without control design. Dalam penelitian ini, terdapat variabel perancu yang tidak dapat dikendalikan, yaitu aktivitas fisik, IMT, gaya hidup, dan penggunaan analgesik atau steroid. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Sampel merupakan 30 pasien rawat jalan OA Instalasi Rehabilitasi Medik RSUD Dr. Moewardi di Surakarta. Data diambil sebelum dan sesudah dilakukan 1 sesi terapi (4 kali terapi) IR dan TENS dengan kuesioner LI dan WOMAC. Distribusi data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji Saphiro-Wilk. Bila distribusi data normal, dianalisis dengan uji t-berpasangan, sedangkan bila tidak normal, dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil: Terdapat perbedaan yang bermakna skor pasien OA antara sebelum dan sesudah terapi IR dan TENS berdasarkan LI dan WOMAC, baik secara keseluruhan total skor maupun dari masing-masing indikator, yaitu nyeri, jarak yang ditempuh, daily activity life, dan kekakuan. Hal ini ditunjukkan dengan nilai p = 0,000 yang berarti p < 0,05. Nilai IK 95% pretest LI-posttest LI adalah antara 2,21664 sampai 3,15836. Sedangkan Nilai IK 95% pretest WOMAC-posttest WOMAC adalah antara 1,12331 sampai 1,35101. Simpulan: Terapi IR dan TENS efektif dalam mengurangi rasa nyeri, meningkatkan jarak yang ditempuh, memperbaiki daily activity life, dan mengurangi kekakuan.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Fakultas Kedokteran > Pendidikan Kedokteran
    Depositing User: fauzi ahmad
    Date Deposited: 08 Apr 2016 16:02
    Last Modified: 08 Apr 2016 16:02
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24207

    Actions (login required)

    View Item