IMPLEMENTASI NILAI-NILAI BUDAYA SASANDU DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA KRISTEN SILOAM ROTE TAHUN AJARAN 2014/2015

PAH, YUSUF ELIFAS (2016) IMPLEMENTASI NILAI-NILAI BUDAYA SASANDU DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH DI SMA KRISTEN SILOAM ROTE TAHUN AJARAN 2014/2015. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (96Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Yusuf Elifas Pah (2016). Implementasi Nilai-nilai Budaya Sasandu Dalam Pembelajaran Sejarah di Sma Kristen Siloam Baa. Kabupaten Rote Ndao. Tesis Program Pasca Sarjana Pendidikan Sejarah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Pembimbing I. Prof. Dr. Samsi Haryanto. M.Pd. Pembimbing II. Dr. Nunuk Suryani. M.Pd. Penelitian ini dilaksanan sejak september hingga oktober tahun 2015. di SMA kristen siloam baa. Sekolah ini mengimplementasikan seni tradisional sasandu sebagai bahan ajar mata pelajaran sejarah sesuai kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP 2006) yang memuat karakteristik sosial budaya masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk; 1) Mengidentifikasi nilai budaya yang terkandung dalam Senisasandu, 2) Mengetahui perencanaan pembelajaran sejarah berbasis nilai-nilai budaya seni sasandu 3) Mengetahui implementasi pembelajaran sejarah berbasis nilai-nilai budaya Seni sasandu, 4)Mengetahui kendala yang dihadapi dalam implementasi Nilai-nilai budaya sasandu dan cara mengatasi dan serta, 5) mengetahui proses evaluasi pembelajaran sejarah berbasis nilai-nilai budaya Seni sasandu. Metode yang digunakan oleh peneliti adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Berbagai data yang dikumpulkan diperoleh dari informan di lapangan dengan teknik melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Validitas data dengan trianggulasi sumber, metode, teori, dan trianggulasi peneliti. Teknik analisa data adalah analisis interaktif, yakni; reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Sejarah dan nilai-nilai budaya seni sasandu yang diajarkan pada siswa kelas X SMA kristen siloam baa-rote merupakan suatu bentuk pelestarian nilai-nilai budaya karena guru sejarah memberikan inspirasi dan motivasi kepada peserta didik agar dapat mengetahui dan memahami nilai-nilai yang terkandung dalam setiap irama seni sasandu. Hasil penelitian menunjukan bahwa; 1) Seni sasandu tidak sekedar seni pertunjukan ataupun hiburan, namun seni sasandu kaya akan pesan moral serta nilai-nilai budaya. Nilai-nilai yang terkandung dalam seni sasandu, yakni; (a) Nilai pendidikan, (b) Nilai religious/sakral, (c) Nilai adat istiadat/tradisi, (d) Nilai kreatif, (e) Nilai peduli sosial dan (f) Nilai komersial. 2) Dalam perencanaan pembelajaran sejarah guru mengacu pada kurikulum (KTSP 2006) untuk menyusun silabus. Selanjutnya dijabarkan dalam RPP. 3)Implementasi nilai-nilai budaya sasandu memberikan dampak positif, yakni siswa dapat memahami sejarah perkembangan sasandu dan nilai yang terkandung didalamnya. 4) Evaluasi ditekankan pada tiga aspek yakni; aspek kognitif, aspek afektif dan aspek psikomotorik, 5) Kendala yang dihadapi; berkaitan dengan alokasi waktu pembelajaran yang singkat yakni hanya 45 menit setiap pertemuannya. Alternatif yang digunakan untuk mengatasi kendala tersebut dengan cara memberikan terlebih dahulu materi pembelajaran kepada siswa dengan tujuan agar siswa dapat mempelajari materi yang akandiajarkan sebelum pertemuan minggu berikut. Kata Kunci: Nilai Budaya, Seni Sasandu, Pembelajaran Sejarah

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: D History General and Old World > D History (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister > Pendidikan Sejarah - S2
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 06 Apr 2016 17:15
    Last Modified: 06 Apr 2016 17:15
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24165

    Actions (login required)

    View Item