PERLINDUNGAN HUKUM BERPARADIGMA KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB PADA RISET DAN PEMANFAATAN HUMAN STEM CELL (SEL PUNCA MANUSIA) DI BIDANG KESEHATAN

MANGESTI, YOVITA ARIE (2016) PERLINDUNGAN HUKUM BERPARADIGMA KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB PADA RISET DAN PEMANFAATAN HUMAN STEM CELL (SEL PUNCA MANUSIA) DI BIDANG KESEHATAN. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (234Kb) | Preview

    Abstract

    Abstrak Yovita Arie Mangesti, T311308017, Perlindungan Hukum Berparadigma Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab pada Riset dan Pemanfaatan Human Stem Cell (Sell Punca Manusia) di Bidang Kesehatan. Disertasi ini bertujuan untuk menemukan Model Perlindungan Hukum berparadigma Kemanusiaan yang adil dan beradab pada riset dan pemanfaatan Human Stem cell (Sel Punca Manusia) di bidang kesehatan. Perlindungan Hukum ini dibutuhkan untuk mengantisipasi kemajuan teknologi Human Stem cell yang menjanjikan terapi, tetapi juga membawa implikasi di bidang etika, sosial, dan hukum. Human Stem cell memiliki potensi permasalahan kemanusiaan, yang berimplikasi pada masalah etika dan hukum. Ketika pelayanan kesehatan dikonstruksi sebagai bisnis kesehatan, secara etis hal ini tidak dapat dibenarkan karena tidak sesuai dengan nilai kemanusiaan, keadilan dan keadaban. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini menggunakan dasar penalaran Teori Hukum Kritis, Teori Hukum Kodrat bahwa hukum dibangun atas pondasi nilai etik, Teori Positivisme untuk melakukan pembadanan nilai-nilai kemanusiaan dalam aturan hukum dan Teori Hukum Responsif yang menegaskan tentang perlunya hukum yang mengakomodir kebutuhan masyarakat secara dinamis. Hukum yang responsif bagi kebutuhan masyarakat Indonesia, dibangun diatas nilai khas Indonesia yaitu Kemanusiaan yang adil dan beradab, atas dasar prinsip penghargaan terhadap harkat dan martabat manusia (human dignity) dan prinsip keberpihakan pada kaum yang lemah (vulnerable). Penelitian doktrinal pada aras dogmatik, teoritis dan filosofis ini menggunakan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), pendekatan perbandingan (comparative approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari perspektif Kemanusiaan yang adil dan beradab, perlindungan hukum melalui regulasi yang ada saat ini, yaitu Undang-Undang tentang kesehatan berikut peraturan lain di bawahnya dari segi struktur dan substansi belum memadai dan diprediksi membuka akses terjadinya pelanggaran hukum lainnya di masa mendatang. Solusi yang ditawarkan adalah Perlindungan hukum berparadigma Kemanusiaan yang adil dan beradab, yaitu perlindungan terhadap harkat dan martabat manusia yang diwujudkan melalui postulat hukum yang Responsif, Harmonis dan Antisipatif, yang diaplikasikan pada perlindungan hukum bagi peneliti, pelayan kesehatan dan pasien sebagai pengguna Human Stem cell di bidang kesehatan. Disertasi ini merekomendasikan perlunya peran negara dalam riset dan pemanfaatan Human Stem cell, Legal reform berupa rekonstruksi Undang-Undang, studi interdisipliner untuk menciptakan hukum yang baru, revitalisasi fungsi lembaga etik dan profesi, optimalisasi sanksi terhadap kejahatan Human Stem cell serta meningkatkan peran serta masyarakat. Kata kunci: Perlindungan hukum, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Human Stem cell

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Doktor > Ilmu Hukum - S3
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 06 Apr 2016 16:59
    Last Modified: 06 Apr 2016 16:59
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24162

    Actions (login required)

    View Item