PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL SISWA KELAS VIII F SMP NEGERI 14 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016

HAKAI, ROSE (2016) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL SISWA KELAS VIII F SMP NEGERI 14 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (527Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Rose Hakai. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN PENDEKATAN PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA PADA MATERI SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL SISWA KELAS VIII F SMP NEGERI 14 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2015/2016. Skripsi, Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Januari 2016. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan untuk mengetahui apakah penerapan penerapan model kooperatif tipe STAD dengan pendekatan problem solving dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa SMP Negeri 14 Surakarta kelas VIII F tahun ajaran 2015/2016 pada materi SPLDV dan mengetahui bagaimana penerapan model kooperatif tipe STAD dengan pendekatan problem solving dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika pada siswa SMP Negeri 14 Surakarta kelas VIII F tahun ajaran 2015/2016. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini adalah data keterlaksanaan pembelajaran dan data hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematika. Untuk mengumpulkan data keterlaksanaan pembelajaran menggunakan metode observasi, sedangkan untuk data kemampuan pemecahan masalah dengan metode tes. Indikator keberhasilan penelitian ini adalah setidaknya 60% dari jumlah total siswa mencapai skor kemampuan pemecahan masalah lebih dari atau sama dengan 8 untuk setiap soal. Berdasarkan pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan Problem Solving persentase kemampuan pemecahan masalah matematika siswa mengalami peningkatan dari 17,65% pada prasiklus menjadi 38,24% pada siklus I dan menjadi 67,65% pada siklus II. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan Problem Solving yang dapat meningkatkan kemmapuan pemecahan masalah matematika siswa adalah : a) Kegiatan Awal : 1) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran, apersepsi, dan memotivasi siswa. 2) Guru menginformasikan dan menjelaskan model pembelajaran STAD dengan pendekatan problem solving. b) Kegiatan Inti : 1) Guru menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa sesuai rencana pembelajaran yang telah dibuat. 2) Guru mengarahkan siswa untuk duduk berkelompok dengan jumlah anggota 4 sampai 5 orang secara heterogen yang telah diumumkan pada hari sebelumnya. 3) Setiap kelompok mendapatkan Lembar Kerja (LK) yang di dalamnya terdapat permasalahan yang berkaitan dengan SPLDV. 4) Siswa menyelesaikan LK dengan diskusi kelompok. 5) Guru memberi bimbingan kepada semua kelompok dan arahan kepada siswa agar setiap masalah yang terdapat pada LK diselesaikan dengan menerapkan empat tahap, sebagai berikut: i) Memahami masalah, yaitu mengetahui maksud dari persoalan (menyebutkan apa yang diketahui dan ditanyakan dari masalah). ii) Merencanakan penyelesaian masalah, yaitu menuliskan permisalan, model matematika dan merencanakan langkah apa yang akan dilakukan pada model matematika tersebut. iii) Melaksanakan penyelesaian masalah sesuai rencana, yaitu melakukan perhitungan sesuai dengan rencana langkah yang akan dilakukan pada model matematika tersebut (menyelesaikan model matematika). iv) Memeriksa kembali jawaban, yaitu pemeriksaan dengan memasukkan penyelesaian ke dalam model matematika dan memberikan kesimpulan. 6) Presentasi hasil diskusi dari salah satu kelompok. 7) Guru mengkonfirmasi kebenaran hasil presentasi kelompok, dan membahasnya jika ada yang salah. c) Kegiatan Penutup : 1) Guru memberikan kuis kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab siswa tidak boleh saling membantu. 2) Guru bersama siswa menyimpulkan materi yang dipelajari. 3) Guru menutup pembelajaran dan menginformasikan tentang materi yang akan dipelajari pada pertemuan berikutnya serta memberi informasi bahwa pemberian penghargaan kelompok terbaik diumumkan pada pertemuan selanjutnya. Kata Kunci : STAD, Pendekatan Problem Solving, kemampuan pemecahan masalah matematika

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QA Mathematics
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Matematika
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 06 Apr 2016 13:21
    Last Modified: 06 Apr 2016 13:21
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24146

    Actions (login required)

    View Item