PENGARUH PENAMBAHAN MINYAK IKAN TUNA PADA RANSUM TERHADAP TINGKAT KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK AYAM BROILER

WIJANARKO, KRISTIAN DANU (2016) PENGARUH PENAMBAHAN MINYAK IKAN TUNA PADA RANSUM TERHADAP TINGKAT KECERNAAN BAHAN KERING DAN BAHAN ORGANIK AYAM BROILER. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (255Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penambahan minyak ikan tuna terhadap tingkat kecernaan dari bahan kering dan bahan organik pada ayam broiler. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Gledeg, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten. Materi penelitian adalah ayam broiler umur 6 minggu sejumlah 21 ekor. Peralatan yang digunakan adalah kandang baterai, tempat pakan dan minum serta nampan untuk menampung ekskreta. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan setiap perlakuan terdiri dari tujuh ulangan. Perlakuannya adalah menambahkan minyak ikan tuna dalam ransum basal (konsentrat kode 144, bekatul dan jagung kuning) ayam broiler sebagai sumber energi. Perlakuan terdiri atas P0 = 100% ransum basal, P1 = 100% ransum basal + 2% minyak ikan tuna, P2 = 100% ransum basal + 4% minyak ikan tuna. Peubah yang diamati adalah konsumsi bahan kering, konsumsi bahan organik, kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik. Semua data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis menggunakan analisis ragam berdasarkan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian menunjukan bahwa penggunaan minyak ikan tuna berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi bahan kering dan bahan organik. Nilai rata-rata dari konsumsi bahan kering antara 151,82 sampai 143,47 gram/ekor/hari sedangkan nilai rata-rata konsumsi bahan organik antara 126,85 sampai 118,66 gram/ekor/hari. Selanjutnya nilai kecenaan bahan kering dan kecernaan bahan organik berpengaruh tidak nyata (P>0,05) dengan rata rata antara 72,83 sampai 74,22% untuk kecernaan bahan kering sedangkan untuk kecernaan bahan organik berkisar antara 83,73 sampai 84,03%. Kesimpulan dari penelitian penambahan minyak ikan tuna sampai level 4% mampu menurunkan konsumsi bahan kering dan konsumsi bahan organik tetapi belum mampu meningkatkan kecernaan bahan kering dan kecernaan bahan organik. Kata kunci : ayam broiler, kecernaan bahan kering, kecernaan bahan organik, minyak ikan tuna

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > SF Animal culture
    Divisions: Fakultas Pertanian
    Fakultas Pertanian > Peternakan
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 27 Mar 2016 17:22
    Last Modified: 27 Mar 2016 17:22
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/24007

    Actions (login required)

    View Item