PENDETEKSIAN KRISIS KEUANGAN DI INDONESIA MENGGUNAKAN GABUNGAN MODEL VOLATILITAS DAN MARKOV SWITCHING BERDASARKAN INDIKATOR EKSPOR

SETYANINGSIH, ARI NUR (2016) PENDETEKSIAN KRISIS KEUANGAN DI INDONESIA MENGGUNAKAN GABUNGAN MODEL VOLATILITAS DAN MARKOV SWITCHING BERDASARKAN INDIKATOR EKSPOR. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (164Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Ari Nur Setyaningsih. 2016. PENDETEKSIAN KRISIS KEUANGAN DI INDONESIA MENGGUNAKAN GABUNGAN MODEL VOLATILITAS DAN MARKOV SWITCHING BERDASARKAN INDIKATOR EKSPOR. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Sebelas Maret. Indonesia telah berkali-kali mengalami krisis keuangan sejak tahun 1970. Krisis keuangan yang terjadi di Indonesia pada tahun 1997 dan 2008 merupakan dampak dari krisis keuangan di Asia dan krisis keuangan global di Amerika Serikat. Krisis keuangan Asia terjadi pada pertengahan tahun 1997 yang berawal dari jatuhnya nilai mata uang Baht di Thailand. Sedangkan krisis keuangan global terjadi pada bulan Agustus 2007 sampai dengan tahun 2009 yang berawal dari macetnya pembayaran cicilan kredit perumahan di Amerika Serikat. Dampak krisis keuangan tahun 1997 yang demikian parah membuat IMF menganggap perlu adanya sistem pendeteksian krisis keuangan. Pendeteksian krisis keuangan dapat dilakukan berdasarkan indikator ekonomi yaitu nilai ekspor. Nilai ekspor yang lebih rendah dari pada nilai impor mengakibatkan cadangan devisa suatu negara semakin merosot sehingga dapat menyebabkan terjadinya krisis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model yang sesuai untuk digunakan dalam melakukan pendeteksian krisis yang terjadi di Indonesia menggunakan gabungan model volatilitas dan Markov switching berdasarkan indikator ekspor. Tujuan penelitian selanjutnya untuk mendeteksi krisis keuangan yang terjadi di Indonesia pada data ramalan nilai ekspor periode Januari 2015 sampai dengan Desember 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data nilai ekspor periode Januari 1990 sampai dengan Desember 2014 mempunyai efek heteroskedastisitas dan mengalami perubahan struktur, sehingga dapat dimodelkan menggunakan SWARCH(2,1 ) dan SWARCH(3,1 ). Model SWARCH(2,1 ) berdasarkan indikator ekspor dapat mendeteksi krisis keuangan di Indonesia pada bulan Februari 2009 sampai dengan Juni 2009 dan bulan Desember 2009. Model SWARCH(3,1 ) berdasarkan indikator ekspor dapat mendeteksi krisis keuangan di Indonesia pada bulan Desember 1990, Januari 1991, Februari 1991 dan bulan Maret 2009 sampai dengan Mei 2009. Kemudian hasil peramalan data ekspor diperoleh kesimpulan bahwa periode Januari 2015 sampai dengan Desember 2015 tidak terjadi krisis keuangan di Indonesia berdasarkan indikator ekspor. Kata kunci: pendeteksian krisis, ekspor, SWARCH, dua states, tiga states.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > QA Mathematics
    Divisions: Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
    Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam > Matematika
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 17 Mar 2016 10:48
    Last Modified: 17 Mar 2016 10:48
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/23934

    Actions (login required)

    View Item