Pembelajaran fisika dengan metode direct instruction (di) ditinjau dari kemampuan awal matematika siswa pada pokok bahasan gerak melingkar beraturan di SMA tahun 2008 / 2009

Wardanik , Tri (2010) Pembelajaran fisika dengan metode direct instruction (di) ditinjau dari kemampuan awal matematika siswa pada pokok bahasan gerak melingkar beraturan di SMA tahun 2008 / 2009. Other thesis, UNS.

[img] PDF
Download (516Kb)

    Abstract

    Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidak adanya:(1). Perbedaan pengaruh antara penggunaan pendekatan konsep melalui metode direct instruction dan metode ceramah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa. (2). Perbedaan pengaruh antara kemampuan awal Matematika siswa kategori tinggi danrendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa. (3). Interaksi antara pengaruh penggunaan pendekatan konsep melalui metode pembelajaran dan kemampuan awal Matematika terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2 x 2 dengan isi sel tidak sama. Populasi adalah seluruh siswa kelas X semester 1 SMA N I Jumapolo Tahun Ajaran 2008/2009. Sampel diambil dengan teknik cluster random sampling sejumlah dua kelas yaitu kelas X6 yang terdiri dari 40 siswa sebagai kelas eksperimen dan X7 yang terdiri dari 42 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data dengan teknik dokumentasi dan teknik tes. Teknik dokumentasi digunakan untuk memperoleh data keadaan awal siswa yang diambil dari nilai ulangan harian Fisika pokok bahasan gerak lurus dan data kemampuan awal Matematika siswa yang diambil dari nilai ulangan tengah semester 1 mata pelajaran Matematika. Sedangkan teknik tes digunakan untuk memperoleh data kemampuan kognitif Fisika siswa pada pokok bahasan Gerak Lurus Beraturan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis variansi dua jalan dengan isi sel tidak sama. Setelah uji anava dua jalan dengan isi sel tidak sama dilanjutkan dengan uji lanjut anava yaitu komparasi ganda metode Scheffe. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa: (1). Ada perbedaan pengaruh antara penggunaan pendekatan konsep melalui metode direct instruction dan metode ceramah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa (Fhitung = 4,99 > 3,98). Dari hasil uji komparasi ganda diperoleh bahwa ada perbedaan rerata yang signifikan antara penggunaan metode direct instruction dan metode ceramah ( A1= 67,3 > A2= 61,1), sehingga kemampuan kognitif Fisika siswa dengan metode direct instruction lebih baik daripada metode ceramah; (2). Ada perbedaan pengaruh antara kemampuan awal matematika siswa kategori tinggi dan rendah terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa ( Fhitung = 11,82 > Ftabel = 3,98). Dari hasil uji komparasi ganda diperoleh bahwa ada perbedaan rerata yang signifikan antara kemampuan awal Matematika siswa kategori tinggi dan rendah ( B1 = 68,3 > B2 = 59,3 ), sehingga kemampuan awal Matematika siswa kategori tinggi memberikan pengaruh yang lebih baik daripada kemampuan awal Matematika siswa kategori rendah; (3). Tidak ada interaksi pengaruh antara penggunaan metode pembelajaran dan kemampuan awal Matematika siswa terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa ( Fhitung = 0,77 < Ftabel = 3,98). Jadi antara pengaruh penggunaan metode pembelajaran dan kemampuan awal Matematika siswa mempunyai pengaruh sendiri-sendiri terhadap kemampuan kognitif Fisika siswa. Implikasi dari hasil penelitian ini adalah: 1). Pembelajaran Fisika dengan metode direct instruction (DI) dapat membantu siswa dalam menemukan dan mengembangkan fakta dan konsep secara bertahap dan lebih jelas. 2). Kemampuan awal Fisika siswa yang lebih baik akan mempermudah siswa dalam memahami suatu konsep sehingga dapat mendukung kemampuan kognitif Fisika siswa.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: danny
    Date Deposited: 25 Nov 2010 19:08
    Last Modified: 25 Nov 2010 19:08
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/239

    Actions (login required)

    View Item