Pengaruh VEGF 121 Rekombinan Terhadap Perbaikan Kerusakan Endoteliosis Glomerular pada Mencit (Mus musculus) Model Preeklampsia

Irawan, Donny (2016) Pengaruh VEGF 121 Rekombinan Terhadap Perbaikan Kerusakan Endoteliosis Glomerular pada Mencit (Mus musculus) Model Preeklampsia. Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (87Kb) | Preview

    Abstract

    Pendahuluan: Preeklampsia saat ini masih memberikan morbiditas dan mortalitas maternal maupun perinatal terutama di negara berkembang. Pada preeklampsia dapat terjadi gangguan fungsi ginjal berupa endoteliosis glomerular yang didahului oleh adanya disfungsi endotel. Saat ini telah berkembang bukti bahwa ketidakseimbangan antara faktor angiogenik seperti PIGF dan VEGF dengan faktor pengambat angiogenesis seperti sFlt-1 dan soluble Endoglin (sEng), diduga terlibat dalam patogenesis pada preeklampsia. Pengobatan dengan pemberian VEGF 121 rekombinan memiliki kemampuan menghambat sirkulasi sFlt-1 dalam darah, menurunkan tekanan darah maternal, perbaikan fungsi endhotel dan mengurangi hipoksia plasenta. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh pemberian VEGF 121 rekombinan terhadap perbaikan kerusakan ginjal (endoteliosis glomerular) pada mencit (Mus musculus) model preeklampsia. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental analitik (ekspanatorik) dengan rancang bangun Randomized Control Trial (RCT). Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai Mei 2015 bertempat di Kandang Hewan Percobaan dan Laboratorium Biomedik Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. Sampel pada penelitian ini adalah 30 organ ginjal mencit Mus Musculus yang diilih dengan rumus replikasi dari Steel dan Torrie. Variabel pada penelitian ini adalah pemberian VEGF 121 rekombinan sebagai variabel bebas, gambaran histopatologi ginjal mencit bunting sebagai variabel tergantung, dan jenis mencit (Mus musculus) jenis kelamin betina, berta badan 20-25 gram, jenis makanan dan minuman, kesehatan mencit, perawatan mencit, dan sanitasi kandang, temperatur dan kelembaban kandang, waktu pemberian makan/ minum dan perlakukan sebagai variabel terkendal., Parameter penentuan endoteliosis glomerular menggunakan kriteria Isaac (2007) dan Wide-Swensson (2007). Analisa data menggunakan uji Kruskal Wallis dan Mann Whitney dengan software SPSS (Software Package for social Science). Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa VEGF 121 rekombinan terbukti dapat memperbaiki kerusakan ginjal (endoteliosis gromerulus) pada mencit Mus musculus preeeklampsia terbukti dengan adanya perbedaan gambaran histopatologis kelompok Mus musculus bunting preeklampsia (kelompok positif) dibandingkan pada kelompok perlakuan VEGF 121 Rekombinan (p=0.023 < 0.05). Kesimpulan: VEGF 121 rekombinan terbukti dapat memperbaiki kerusakan ginjal (endoteliosis gromerulus) pada mencit Mus musculus preeeklampsia.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics
    Divisions: Fakultas Kedokteran
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 03 Mar 2016 13:32
    Last Modified: 03 Mar 2016 13:32
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/23847

    Actions (login required)

    View Item