EKSPERIMEN BLENDED LEARNING DAN LEARNING CYCLE 7E PADA SUB TEMA PENGELOLAAN SAMPAH DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII SMPN 6 SURAKARTA

Adilah, Dina Nur (2015) EKSPERIMEN BLENDED LEARNING DAN LEARNING CYCLE 7E PADA SUB TEMA PENGELOLAAN SAMPAH DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VII SMPN 6 SURAKARTA. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (764Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) ada atau tidaknya perbedaan pengaruh model blended learning dan learning cycle 7E terhadap kemampuan kognitif siswa pada sub tema Pengelolaan Sampah; 2) ada atau tidaknya perbedaan pengaruh motivasi belajar siswa kategori tinggi, sedang, dan rendah terhadap kemampuan kognitif siswa pada sub tema Pengelolaan Sampah; dan 3) ada atau tidaknya interaksi pengaruh antara penerapan model pembelajaran dengan motivasi belajar siswa terhadap kemampuan kognitif siswa pada sub tema Pengelolaan Sampah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII di SMP Negeri 6 Surakarta. Sampel yang terpilih adalah kelas VII A dan VII B dengan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain faktorial 2x3. Pengumpulan data dilaksanakan dengan teknik angket untuk data motivasi belajar siswa dan teknik tes untuk data kemampuan kognitif siswa. Analisis data menggunakan uji anava dua jalan dengan frekuensi sel tak sama, kemudian dilanjutkan dengan uji komparasi ganda menggunakan metode Scheffe’ dengan taraf signifikasi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara model blended learning dan learning cycle 7E terhadap kemampuan kognitif siswa (Fa=4,799 > F0,05;1;56= 4,016). Siswa yang dibelajarkan melalui model blended learning memiliki kemampuan kognitif lebih baik dibandingkan siswa yang dibelajarkan melalui model learning cycle 7E; 2) ada perbedaan pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar siswa kategori tinggi, sedang, dan rendah terhadap kemampuan kognitif siswa (Fb=5,606>F0,05;2;56=3,166). Motivasi belajar siswa kategori tinggi memberikan pengaruh terhadap kemampuan kognitif hampir sama dengan motivasi belajar siswa ketegori sedang. Motivasi belajar siswa ketegori tinggi dan sedang memberikan pengaruh terhadap kemampuan kognitif lebih baik daripada motivasi belajar siswa kategori rendah; dan 3) tidak ada interaksi pengaruh antara penerapan model pembelajaran dengan motivasi belajar siswa terhadap kemampuan kognitif siswa (Fab=0,456<F0,05;2;54=3,166). Kata Kunci : blended learning, learning cycle 7E, motivasi belajar, kemampuan kognitif

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: L Education > L Education (General)
    Q Science > QC Physics
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Fisika
    Depositing User: Muhammad Naufal Indriatmoko
    Date Deposited: 25 Feb 2016 13:32
    Last Modified: 25 Feb 2016 13:32
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/23778

    Actions (login required)

    View Item