PENGARUH PENGGUNAAN CUTTING FLUID DAN PEMILIHAN FEED RATE TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN DAN KEPRESISIAN MATERIAL ALUMINIUM MENGGUNAKAN MESIN MILLING CNC

P, WIDHAYA BASTIAN and UNSPECIFIED (2016) PENGARUH PENGGUNAAN CUTTING FLUID DAN PEMILIHAN FEED RATE TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN DAN KEPRESISIAN MATERIAL ALUMINIUM MENGGUNAKAN MESIN MILLING CNC. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (166Kb) | Preview

    Abstract

    Ada banyak faktor yang mempengaruhi kualitas produk yang dihasilkan dari proses milling. Kualitas produk kebanyakan tentang kekasaran permukaan dan kepresisian. Faktor-faktor yang mempengaruhi adalah pemilihan parameter pemotongan dan penggunaan cutting fluid. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan cutting fluid dan pemilihan feed rate terhadap kekasaran permukaan dan kepresisian material aluminium menggunakan mesin milling CNC. Pada penelitian ini menggunakan mesin milling CNC Mitsubishi M70. Variabel bebas feed rate 20, 32, 45, 69, 108 mm/min. Tiap variasi feed rate diberi perlakuan menggunakan cutting fluid dan tanpa menggunakan cutting fluid. Cutting fluid yang digunakan yaitu oli bromus yang dicampur dengan air. Pengujian yang dilakukan adalah uji kakasaran permukaan, dan uji kepresisian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semakin tinggi feed rate maka kekasaran permukaan semakin tinggi (berbanding lurus). Penggunaan cutting fluid berpengaruh terhadap kekasaran permukaan. Nilai kekasaran pada variasi feed rate 20, 32, 45, 69, 108 mm/min menggunakan cutting fluid, menunjukkan nilai kekasaran berturut-turut sebesar 0,442; 0,484; 0,553; 0,643; 0,797 µm. Nilai kekasaran permukaan tanpa menggunakan menggunakan cutting fluid menunjukkan nilai kekasaran 0,470; 0,517; 0,582; 0;662; 0,847 µm. Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan two way ANOVA, disimpulkan bahwa penggunaan cutting fluid dan variasi feed rate berpengaruh terhadap kepresisian dengan tingkat keyakinan 95 %. Pada pengukuran dimensi A variasi feed rate 20, 32, 45,69,108 mm/min menggunakan cutting fluid, tingkat kepresisiannya sebesar 99,999348; 99,99929; 99,999304; 99,999261; 99,9992 %. Pada variasi tanpa menggunakan cutting fluid, tingkat kepresisiannya sebesar 99,999188; 99,999184; 99,999037; 99;998884; 99,998684 %.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: T Technology > TJ Mechanical engineering and machinery
    Divisions: Fakultas Teknik
    Fakultas Teknik > Teknik Mesin
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 25 Feb 2016 12:37
    Last Modified: 25 Feb 2016 12:37
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/23761

    Actions (login required)

    View Item