Pengaruh penambahan asap cair tempurung kelapa destilasi dan redestilasi terhadap sifat kimia, mikrobiologi, dan sensoris ikan pindang layang (decapterus spp) selama penyimpanan

Himawati , Endah (2010) Pengaruh penambahan asap cair tempurung kelapa destilasi dan redestilasi terhadap sifat kimia, mikrobiologi, dan sensoris ikan pindang layang (decapterus spp) selama penyimpanan. Other thesis, UNS.

[img] PDF
Download (1500Kb)

    Abstract

    RINGKASAN Pemindangan ikan merupakan salah satu cara pengolahan ikan dengan kombinasi perlakuan antara penggaraman dan perebusan. Tetapi ikan pindang hanya memiliki umur simpan sekitar 2–4 hari yang cepat mengalami proses pembusukan. Sehingga diperlukan teknik pengawetan yang dapat meminimalkan terjadinya kerusakan pada ikan pindang. Asap cair merupakan bahan kimia hasil destilasi asap dari pembakaran biomassa dan juga bersifat sebagai desinfektan. Senyawa fenol, karbonil dan asam-asam organik yang terdapat dalam asap cair berperan penting dalam pengawetan ikan. Asap cair destilasi didapat dari pirolisis pertama dan memiliki kandungan senyawa tar yang cukup tinggi, sedangkan asap cair redestilasi yaitu hasil kedua dari destilat pertama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan asap cair tempurung kelapa destilasi dan redestilasi terhadap sifat kimia (kadar air, pH, fenol), sifat mikrobiologi (TPC), dan sifat sensori (warna, aroma, tekstur, dan keseluruhan) ikan pindang layang (Decapterus spp) selama penyimpanan. Serta mengetahui konsentrasi asap cair destilasi (1%,2%,3%) dan redestilasi (25%,30%,35%) yang terbaik dalam mempertahankan mutu ikan pindang layang selama penyimpanan.. Analisis dilakukan selama 4 hari yaitu pada hari ke-0,2,4,6. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), data yang diperoleh dianalisis dengan ANOVA pada α=5% dan dilanjutkan uji DMRT apabila ada beda nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada karakteristik kimia yaitu kadar air (61-67%), pH (5- 7), fenol (0,226-0,566%), sedangkan karakteristik mikrobiologi (TPC) (1,85.104 -3,15.105 Cfu/gr). Pada karakteristik sensoris (warna, aroma, tekstur, dan keseluruhan) ikan pindang dengan perlakuan asap cair redestilasi lebih disukai daripada perlakuan asap cair destilasi. Ditinjau dari sifat kimia, mikrobiologi, dan sensoris perlakuan asap cair redestilasi berbeda nyata dengan perlakuan asap cair destilasi. Peninjauan terhadap sifat kimia dan mikrobiologi perlakuan asap cair redestilasi 35% adalah perlakuan yang paling baik, sedangkan dari sifat sensoris perlakuan asap cair redestilasi 30% paling disukai oleh panelis dibandingkan perlakuan yang lainnya. Kata kunci: ikan pindang, asap cair destilasi, asap cair redestilasi.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
    Divisions: UNSPECIFIED
    Depositing User: Unnamed user with username anggit
    Date Deposited: 25 Nov 2010 20:44
    Last Modified: 25 Nov 2010 20:44
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/237

    Actions (login required)

    View Item