Pengaruh Paritas, Pengetahuan, Dukungan Keluarga, dan Peran Tenaga Kesehatan Terhadap Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini di RSUD Salatiga

Khoniasari, Aik (2015) Pengaruh Paritas, Pengetahuan, Dukungan Keluarga, dan Peran Tenaga Kesehatan Terhadap Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini di RSUD Salatiga. Masters thesis, Universitas Negeri Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (125Kb) | Preview
    [img]
    Preview
    PDF - Published Version
    Download (405Kb) | Preview

      Abstract

      Aik Khoniasari. S021308003. Pengaruh Paritas, Pengetahuan, Dukungan Keluarga, dan Peran Tenaga Kesehatan Terhadap Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini di RSUD Salatiga. Pembimbing I : Prof. Bhisma Murti dr., MPH,M.Sc,Ph.D., Pembimbing II : Dr Yulia Lanti Retno Dewi, dr., Msi. Tesis. Surakarta: Program Ilmu Kesehatan Masyarakat Pasca Sarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta Latar Belakang : Salah satu upaya untuk meningkatkan keberhasilan pemberian ASI adalah melalui pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) oleh bayi baru lahir pada ibunya. Pemerintah Indonesia mendukung kebijakan WHO dan UNICEF yang merekomendasikan IMD sebagai tindakan “penyelamatan kehidupan‟ karena terbukti dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian bayi. Tujuan penelitian ini adalah meneliti pengaruh paritas, pengetahuan ibu, dukungan keluarga, dan peran tenaga kesehatan terhadap pelaksanaan IMD di RSUD Salatiga Subyek dan Metode :. Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Lokasi di RSUD Salatiga dengan subjek adalah ibu-ibu yang melahirkan sebanyak 70 orang dengan exhaustive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan regresi logistik Hasil : Ada hubungan negatif antara Paritas dan Pelaksanaan IMD, meskipun secara statistik kedua tidak terbukti signifikan (OR = 0,78, CI 95% = 0,16-3,75, p = 0,753). Ada hubungan positif antara Pengetahuan dan Pelaksanaan IMD, meskipun secara statistik hubungan keduanya mendekati signifikan (OR = 3,62, CI 95% = 0,64-20,59, p = 0,147). Ada hubungan negatif antara Dukungan Keluarga dan Pelaksanaan IMD, meskipun secara statistik hubungan keduanya tidak signifikan (OR = 0,51, CI 95% = 0,11-2,45, p = 0.403). Ada hubungan positif antara Peran Tenaga Kesehatan dan Pelaksanaan IMD, dan secara statistik hubungan keduanya terbukti signifikan (OR = 34,27, CI 95% 3,82-307,46, p = 0,002). Kesimpulan : Ada dua variabel yang tidak signifikan, yaitu Paritas dan Dukungan Keluarga. Sementara variabel lainnya, yaitu Pengetahuan dan Peran Tenaga Kesehatan terbukti signifikan terhadap Pelaksanaan IMD. Kata Kunci: Paritas, Pengetahuan Ibu, Dukungan Keluarga, Peran Tenaga Kesehatan, Pelaksanaan IMD

      Item Type: Thesis (Masters)
      Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
      R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
      Divisions: Pasca Sarjana > Magister
      Depositing User: Gunasih gunasih
      Date Deposited: 06 Feb 2016 22:47
      Last Modified: 06 Feb 2016 22:47
      URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/23686

      Actions (login required)

      View Item