ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN TERHADAP MEKANISME KLIRING PADA PT. BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk KANTOR CABANG UTAMA SURAKARTA

Setiawan, Aji Arif (2015) ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN TERHADAP MEKANISME KLIRING PADA PT. BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk KANTOR CABANG UTAMA SURAKARTA. Other thesis, Universitas Negeri Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF - Published Version
Download (286Kb) | Preview

    Abstract

    ANALISIS SISTEM PENGENDALIAN INTERN TERHADAP MEKANISME KLIRING PADA PT. BANK NEGARA INDONESIA (Persero) Tbk KANTOR CABANG UTAMA SURAKARTA Aji Arif Setiawan F3311008 Sistem informasi dilaksanakan dengan satu tujuan yaitu informasi yang dihasilkan dapat digunakan sebagai acuan pengambilan keputusan" Mekanisme kliring merupakan bagian dari sistem informasi pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk KCU Surakarta. Pada perusahaan yang bergerak di bidang perbankan, kliring memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap jalannya perusahaan dan merupakan sumber pendapatan. Tujuan dari penulisan Tugas Akhir ini yaitu untuk mengetahui penerapan unsur sistem pengendalian intern terhadap mekanisme kliring pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk KCU Surakarta. Data yang digunakan dalam penulisan Tugas Akhir ini adalah data yang berhubungan dengan mekanisme kliring pada PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk KCU Surakarta. Metode pengumpulan data dilakukan melalui interview, observasi, dan dokumentasi. Analisis sistem pengendalian intern terhadap mekanisme kliring dilakukan dengan cara membandingkan antara teori yang diperoleh selama kuliah dengan yang diperoleh selama Kegiatan Magang. Hasil penelitian menunjukan penerapan unsur sistem pengendalian intern terhadap mekanisme kliring adalah sebagai berikut: (a) Ada pemisahan tangung jawab fungsional secara tegas yang terlihat pada stuktur organisasi PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk KCU Surakarta. (b) Setiap unit diberi ID dan password yang berbeda-beda sehingga tiap unit memiliki kewenangan yang berbeda-beda. (c) Untuk asisten di bagian DNK hanya dibatasi transaksi non-tunai maksimal 25 juta. (d) Untuk transaksi di atas 100 juta harus mendapat otorisasi dari penyelia. (e) Untuk transaksi di atas 1 Milyar harus mendapat otorisasi dari Wakil Pimpinan Cabang. (f) Dan transaksi diatas 10 Milyar harus mendapat otorisasi dari Pimpinan Cabang. Adapun saran yang dapat diajukan untuk meningkatkan pelaksanaan kliring khususnya pada sistem pengendalian internnya antara lain: (a) Dilakukan perbaikan sistem, yaitu dengan penggunaan alat pengecekan keabsahan tanda tangan warkat, dan (b) Untuk menjaga kesehatan dan kebugaran seluruh karyawan dan staff harus sering dilakukan olahraga/senam bersama minimal 1 minggu sekali. Kata Kunci : Pengendalian Intern, Mekanisme, Kliring, Bank, Giro

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HF Commerce
    H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
    Divisions: Fakultas Ekonomi > D3 - Akuntansi
    Depositing User: Gunasih gunasih
    Date Deposited: 06 Feb 2016 21:52
    Last Modified: 06 Feb 2016 21:52
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/23676

    Actions (login required)

    View Item