PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA KELAS XI IPA 1 SMA ISLAM 1 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

NUROCHIM, SYAEFUL (2016) PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA KELAS XI IPA 1 SMA ISLAM 1 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (817Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Syaeful Nurochim. PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA KELAS XI IPA 1 SMA ISLAM 1 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Skripsi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret. Oktober 2015. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar sejarah siswa kelas XI IPA 1 SMA Islam 1 Surakarta tahun ajaran 2014/2015 melalui penerapan model cooperative learning tipe Jigsaw. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA I SMA Islam 1 Surakarta yang berjumlah 23 orang. Sumber data berasal dari guru, siswa, dan proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan observasi, wawancara, angket, tes, dan dokumentasi atau perekaman. Uji validitas menggunakan teknik triangulasi, yaitu triangulasi data dan triangulasi metode. Analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Prosedur penelitian adalah model spiral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model cooperative learning tipe Jigsaw dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa kelas XI IPA I SMA Islam 1 Surakarta. Hal ini dapat dilihat dari hasil persentase ketercapaian indikator kemampuan berpikir kritis siswa pada prasiklus sebesar 71,30% meningkat menjadi 75,07% pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 78,17%. Prestasi belajar siswa pada prasiklus sebesar 30,43% meningkat menjadi 43,48% pada siklus I dan meningkat menjadi 100% pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat ditarik simpulan bahwa penerapan model cooperative learning tipe Jigsaw dalam pembelajaran sejarah dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan prestasi belajar siswa di kelas XI IPA 1 SMA Islam 1 Surakarta tahun ajaran 2014/2015. Kata kunci: Jigsaw, kemampuan berpikir kritis, prestasi belajar.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: D History General and Old World > D History (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Sejarah
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 30 Jan 2016 13:41
    Last Modified: 30 Jan 2016 13:41
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/23567

    Actions (login required)

    View Item