Analisis Kinerja Keuangan Daerah Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Ngawi Tahun 2010-2014

Z, MUHAMMAD ZULFA M (2016) Analisis Kinerja Keuangan Daerah Pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Ngawi Tahun 2010-2014. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (303Kb) | Preview

    Abstract

    Penelitian ini bertujuan untuk melihat kemampuan suatu daerah dalam menjalankan otonomi daerah yang diukur dengan kinerja keuangan daerah. Ukuran kinerja keuangan daerah salah satunya adalah pengelolaan keuangan yang tercermin dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dan kuantitatif. Alat analisisnya adalah rasio kemampuan keuangan daerah (DDF), rasio kemandirian keuangan daerah (DOF), rasio pertumbuhan pendapatan, rasio kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD), rasio efektivitas Pendapatan Asli Daerah (PAD), rasio pertumbuhan belanja, rasio efisiensi belanja, rasio aktivitas belanja, analisis varian belanja, rasio pertumbuhan SiLPA, dan analisis SiLPA. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa Pendapatan Asli Daerah dalam menyumbang pendapatan daerah Kabupaten Ngawi masih tergolong sangat sedikit. Dana Perimbangan masih menjadi penyumbang terbesar bagi pendapatan daerah Kabupaten Ngawi. Adapun dari hasil analisis kuantitatif, perhitungan rasio kemampuan keuangan daerah Kabupaten Ngawi tahun 2010-2014 yang menunjukkan hasil rerata sebesar 5,60 %. Hal ini menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi memiliki kemampuan yang rendah dalam membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerahnya dikarenakan perekonomian Kabupaten Ngawi yang masih didominasi oleh sektor pertanian. Perhitungan rasio kemandirian keuangan daerah tahun 2010-2014 rata-rata sebesar 6,30 % yang tergolong pada kriteria rendah sekali dan memiliki pola hubungan instruktif. Dapat disimpulkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi dikatakan belum mandiri dalam memenuhi kebutuhan daerahnya sehingga Pemerintah Daerah Kabupaten Ngawi dianggap belum melaksanakan otonomi daerah dengan baik. Kata Kunci: Kinerja Keuangan Daerah, APBD, Pendapatan Daerah, Belanja Daerah, Pembiayaan Daerah, Rasio Keuangan Daerah.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
    Divisions: Fakultas Ekonomi
    Fakultas Ekonomi > Ekonomi Pembangunan
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 29 Jan 2016 15:26
    Last Modified: 29 Jan 2016 15:26
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/23483

    Actions (login required)

    View Item