PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERTANYA DAN BERPENDAPAT SISWA KELAS XI IIS-1 SMA NEGERI 6 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015

DJ, UMMI NUR AFINNI (2016) PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERTANYA DAN BERPENDAPAT SISWA KELAS XI IIS-1 SMA NEGERI 6 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (168Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Ummi Nur Afinni Dwi Jayanti. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERTANYA DAN BERPENDAPAT PADA MATERI SISTEM IMUNITAS SISWA KELAS XI-IIS1 SMA NEGERI 6 SURAKARTA TAHUN PELAJARAN 2014/2015. Skripsi. Surakarta: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Sebelas Maret Surakarta. Desember. 2015. Penelitian bertujuan untuk meningkatkan keterampilan bertanya dan berpendapat peserta didik kelas XI-IIS 1 SMA Negeri 6 Surakarta Tahun Pelajaran 2014/2015 pada materi Sistem Imunitas. Hasil observasi Pra-siklus menunjukkan bahwa kuantitas pertanyaan berjumlah 27 pertanyaan. Kualitas pertanyaan berada pada tingkatan berpikir C1 dan C2, sedangkan pada dimensi pengetahuan berada pada dimensi konseptual. Kuantitas pendapat siswa menunjukkan skor kuantitas kategori pembicaraan siswa berupa claim sebesar 5,66 % dan pembicaraan siswa berupa claim dan ground sebesar 1,88 % dari total tipe pembicaraan yang muncul selama proses pembelajaran. Kualitas pendapat siswa berada pada level 1 dan level 2 menurut level pendapat Toulmin. Hasil observasi tersebut menunjukkan kurangnya keterampilan bertanya dan berpendapat siswa. Peningkatan keterampilan bertanya dan berpendapat siswa ditingkatkan melalui penerapan model pembelajaran guided inquiry. Metode pengambilan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data berupa pertanyaan siswa dan tipe pembicaraan siswa berupa claim dan ground pada setiap sintak model pembelajaran guided inquiry di masing-masing siklus tindakan. Validitas data dilakukan dengan teknik triangulasi data metode sedangkan analisis data dilakukan melalui deskriptif kualitatif. Hasil penelitian berupa kuantitas pertanyaan pada siklus I dan II secara berurutan berjumlah 212 pertanyaan dan 103 pertanyaan. Kualitas pertanyaan peserta didik berada pada tingkatan kemampuan berpikir C1, C2, C3, C4, dan C5, sedangkan pada dimensi pengetahuan berada pada dimensi faktual, konseptual, proseduran dan metakognisi. Kuantitas kategori pembicaraan siswa berupa claim pada siklus I dan II secara berturut-turut sebesar 40,32 % dan 36,45 %. Kuantitas kategori pembicaraan siswa berupa claim dan ground pada siklus I dan siklus II secara berturut-turut sebesar 23,77 % dan 25,34 %. Kualitas pendapat siswa berada pada level 1, level 2, level 3 dan level 4 menurut level pendapat Toulmin. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran guided inquiry mampu meningkatkan keterampilan bertanya dan berpendapat siswa. Peningkatan yang terjadi bervariasi di setiap siklus. Kata Kunci : Guided Inquiry, keterampilan bertanya, keterampilan berpendapat,

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: Q Science > Q Science (General)
    Divisions: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
    Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > Pendidikan Biologi
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 28 Jan 2016 18:23
    Last Modified: 28 Jan 2016 18:23
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/23409

    Actions (login required)

    View Item