KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DALAM MANGAIN MARGA (Studi Kasus Tentang Komunikasi Antar Budaya Dalam Mangain Marga Pada Pernikahan Campuran Suku Batak dan Jawa di Soloraya)

HELENTINA, TIFANI (2016) KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA DALAM MANGAIN MARGA (Studi Kasus Tentang Komunikasi Antar Budaya Dalam Mangain Marga Pada Pernikahan Campuran Suku Batak dan Jawa di Soloraya). Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (245Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Tifani Helentina. D0211096. Komunikasi Antar Budaya Dalam Mangain Marga (Studi Kasus Tentang Komunikasi Antar Budaya Dalam Praktek Mangain Marga Pada Pernikahan Campuran Suku Batak dan Jawa Di Soloraya), Skripsi. Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Oktober 2015. Perkembangan pembangunan yang terjadi di Soloraya, membuat banyak orang memutuskan untuk menetap dan merantau di wilayah ini. Pernikahan antarsuku pun tidak dapat dihindari karena interaksi yang terjadi antara warga asli yang berasal dari suku jawa dengan warga pendatang khususnya orang batak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses komunikasi antarbudaya yang terjadi dalam mangain marga pada pernikahan campuran suku batak dan jawa di Soloraya. Peneliti menggunakan metode studi kasus yakni metode analisis data yang menekankan pada kasus-kasus tertentu yang terjadi pada obyek analisis. Metode ini menggunakan analisis data deskriptif dalam menganalisis data serta dilengkapi dengan teknik triangulasi sumber untuk validitas data. Obyek penelitian adalah tiga pasangan pernikahan campuran suku Batak dan Jawa yang ada di Soloraya. Hasil penelitian menunjukan bahwa proses komunikasi antarbudaya dapat terjalin dengan baik dan efektif diantara ketiga pasangan. Pada penelitian ini pihak suami berperan sebagai komunikator dan isteri sebagai komunikan. Adanya perkumpulan-perkumpulan dalam adat Batak Batak berperan sebagai media komunikasi antar budaya. Dalam pernikahan campuran suku Batak dan Jawa, masing-masing pasangan memilih untuk menggunakan bahasa Indonesia ketika berkomuniksai. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah timbulnya kesalapahaman akibat perbedaan intonasi ketika berbicara. Perbedaan komunikasi yang terjadi pun menyebabkan efek yang berbeda pada masing-masing pasangan pernikahan campuran Batak dan Jawa. Kata Kunci: Komunikasi Antarbudaya, Mangain Marga, Pernikahan Campuran Suku Batak dan Jawa.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: H Social Sciences > HE Transportation and Communications
    Divisions: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
    Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 28 Jan 2016 18:19
    Last Modified: 28 Jan 2016 18:19
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/23407

    Actions (login required)

    View Item