Tindakan Komunikasi Dan Diskursus Antara Komunitas Anak Bawang Dengan Anak-anak Dalam Melestarikan Permainan Tradisional (Studi Kasus Pada Komunitas Anak Bawang di Kota Surakarta)

ZUHRI, SAIFUDDIN (2016) Tindakan Komunikasi Dan Diskursus Antara Komunitas Anak Bawang Dengan Anak-anak Dalam Melestarikan Permainan Tradisional (Studi Kasus Pada Komunitas Anak Bawang di Kota Surakarta). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (60Kb) | Preview

    Abstract

    ABSTRAK Saifuddin Zuhri. S251308015. 2015. Tindakan Komunikasi Dan Diskursus Antara Komunitas Anak Bawang Dengan Anak-anak Dalam Melestarikan Permainan Tradisional (Studi Kasus Pada Komunitas Anak Bawang di Kota Surakarta). Pembimbing I : Dr. Mahendra Wijaya, M.S. Pembimbing II : Dr. Argyo Demartoto, M.Si. Tesis Program Studi Sosiologi, Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta. Perkembangan teknologi di era globalisasi saat ini hampir menyebabkan pudarnya permainan tradisional di kalangan anak-anak. Salah satu komunitas yang aktif melestarikan permainan tradisional di Kota Surakarta adalah Komunitas Anak Bawang, sebuah komunitas yang mengajak anak-anak untuk memainkan permainan tradisional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tindakan komunikasi dan diskursus antara Komunitas Anak Bawang dengan anak-anak dalam melestarikan permainan tradisional, peranan keluarga dan masyarakat dalam mendukung anak bermain permainan tradisional dan emansipatoris anak dalam bermain permainan tradisional. Teori yang digunakan adalah teori dari Jurgen Habermas mengenai tindakan komunikasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel penelitian ini adalah purposive sampling, peneliti memilih pengurus Komunitas Anak Bawang, anak-anak yang berpartisipasi dalam kegiatan Komunitas Anak Bawang, keluarga atau orang tua dari anak-anak yang berpartisipasi dalam kegiatan Komunitas Anak Bawang dan masyarakat yang berpartisipasi dalam kegiatan Komunitas Anak Bawang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan observasi, wawancara langsung dan dokumentasi. Untuk menguji validitas data digunakan triangulasi sumber yaitu guru dari sekolah yang pernah dijadikan tempat bermain Komunitas Anak Bawang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang publik yang digunakan Komunitas Anak Bawang adalah ruang publik yang mudah diakses, memiliki hubungan yang setara dan memberikan kebebasan. Tindakan komunikasi dilakukan Komunitas Anak Bawang secara langsung yaitu bertemu langsung dengan anak-anak. Tindakan komunikasi secara verbal terlihat saat Komunitas Anak Bawang dan anak-anak mulai ngobrol-ngobrol mengenai permainan tradisional. Tindakan Komunikasi secara nonverbal dilakukan Komunitas Anak Bawang dengan memberikan contoh bermain terlebih dahulu. Diskursus terlihat saat terjadi perbincangan bersama yang berupa prosedur-prosedur atau tata cara bermain permainan tradisional sehingga akan timbul suatu kesepakatan bersama dalam hal praktek bermain permainan tradisional. Orang tua mendukung anak, mengajari dan membimbing anak dalam bermain permainan tradisional dan masyarakat memiliki respons yang positif terhadap pengenalan dan pelestarian permainan tradisional yang dilakukan oleh Komunitas Anak Bawang. Emansipatoris anak sangat berpengaruh pada perubahan anak menjadi lebih sering bermain permainan tradisional dan perubahan perilaku bermain anak menjadi sosial setelah mengikuti kegiatan Komunitas Anak Bawang. Kata Kunci : Tindakan komunikasi, Diskursus, Ruang publik, Emansipatoris

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: H Social Sciences > HM Sociology
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Sosiologi - S2
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 28 Jan 2016 17:39
    Last Modified: 28 Jan 2016 17:39
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/23392

    Actions (login required)

    View Item