PENGARUH SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH TERHADAP TERCIPTANYA KEPASTIAN HUKUM DI BIDANG PERTANAHAN ( Studi di Kantor Pertanahan Kabupaten Sukoharjo)

MINTARANINGRUM, YUYUN (2016) PENGARUH SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH TERHADAP TERCIPTANYA KEPASTIAN HUKUM DI BIDANG PERTANAHAN ( Studi di Kantor Pertanahan Kabupaten Sukoharjo). Masters thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (365Kb) | Preview

    Abstract

    Abstrak Yuyun Mintaraningrum, S.351208050, 2014. PENGARUH SERTIFIKAT HAK ATAS TANAH TERHADAP TERCIPTANYA KEPASTIAN HUKUM DI BIDANG PERTANAHAN ( Studi di Kantor Pertanahan Kabupaten Sukoharjo). Tesis : Program Magister Kenotariaatan Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kebijakan pemerintah dalam penyelenggaraan pendaftaran tanah yaitu untuk menciptakan jaminan kepastian hukum dan perlindungan hukum kepada pemegang hak atas tanah, berupa Sertifikat Tanah. Dalam penerbitan sertifikat terdapat cacat hukum administrasi salah satunya adalah terjadi sertifikat ganda atas suatu bidang tanah sehingga membawa ketidakpastian hukum kepada pemegang haknya sehingga dapat dibatalkan dalam penerbitannya. Penulis ingin mengkaji penyelenggaraan pendaftaran tanah yang dapat memberikan jaminan terciptanya kepastian hukum bagi pemegang haknya. Kendala apa saja yang dihadapi dalam proses pelaksanaan pendaftaran yang memungkinkan kurang memberikan jaminan kepastian hukum pendaftaran tersebut dan perlindungan hukum, serta solusi yang dapat membantu dalam penyelesaiannya manakala jaminan kepastian hukum itu tidak dapat di penuhi. Penelitian ini termasuk jenis penelitian hukum empiris, bersifat desktiptif kualitatif yaitu penelitian bertujuan mendiskripsikan tentang kebijakan penyelenggaraan pendaftaran tanah dan pengaruh sertifikat hak atas tanah dengan data dan analisis kwalitatif. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder. Sumber data terdiri dari sumber data primer dan sumber data sekunder. Data sekunder terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan datayang digunakan yaitu menggunakan studi kepustakaan dan wawancara. Tehnik analisis data yang digunakan adalah menggunakan tehnik analisis data dengan analisa interaktif, yaitu menarik kesimpulan dan akan disajikan secara apa adanya dengan permasalahan yang diteliti dari yang bersifat umum menjadi kasus bersifat individual. Dari penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil penelitian sebagai berikut : bahwa dengan pendaftaran tanah terbit sertifikat hak atas tanah tidak selalu dapat memberikan jaminan terciptanya kepastian hukum bagi pemegang haknya, karena berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 bahwa sistem pendaftaran di Indonesia menggunakan sistem publikasi negatif bertendensi positif. Adapun kendala yang dihadapi dalam proses pelaksanaan pendaftaran tanah yaitu kurangnya jaminan kepastian dan perlindungan hukum atas dasar asas aman oleh petugas kantor pertanahan dan kantor desa serta dari masyarakat sendiri maupun dalam memperoleh perlindungan terhadap pemegang hak atas tanah yang sebenarnya dari tindakan orang lain yang ingin mengalihkan haknya tanpa diketahui oleh pemegang hak yang sebenarnya. Sebagai contoh Putusan PTUN No.24/G/TUN/2000/PTUN.Smg. Maka solusi penyelesaian bila terjadi sengketa dapat diselesaikan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara, dan berdasarkan Putusan Pengadilan Tata Usaha Negara yang berkekuatan hukum tetap, perlu pembatalan sertifikat oleh Badan Pertanahan Nasional melalui Kepala Kantor Pertanahan setempat. Kata kunci: Pendaftaran tanah, Sertifikasi Ganda, Kepastian Hukum.

    Item Type: Thesis (Masters)
    Subjects: K Law > K Law (General)
    Divisions: Pasca Sarjana
    Pasca Sarjana > Magister
    Pasca Sarjana > Magister > Magister Kenotariatan
    Depositing User: faizah sarah yasarah
    Date Deposited: 27 Jan 2016 15:57
    Last Modified: 27 Jan 2016 15:57
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/23299

    Actions (login required)

    View Item