SURAT KABAR HARIAN SINAR BAROE SEBAGAI MEDIA PROPAGANDA JEPANG PADA TAHUN 1942-1943

A, TISA AJENG M (2016) SURAT KABAR HARIAN SINAR BAROE SEBAGAI MEDIA PROPAGANDA JEPANG PADA TAHUN 1942-1943. Other thesis, Universitas Sebelas Maret.

[img]
Preview
PDF
Download (92Kb) | Preview

    Abstract

    2015. Skripsi, Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Penelitian ini membahas tentang seberapa pentingnya peran surat kabar harian Sinar Baroe sebagai media propaganda Jepang di kota Semarang pada masa awal pendudukan Jepang di Indonesia tahun 1942-1943. Di awal kedatangannya, Jepang sudah menyiapkan strategi untuk dapat bertahan cukup lama di bumi nusantara, salah satunya Propaganda. Propaganda yang dilakukan tak hanya di satu bidang saja, melainkan di berbagai bidang, mulai dari film, pertunjukan kesenian dan surat kabar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apa saja materi-materi propaganda tersebut dan membandingkan antara propaganda yang diangkat menjadi berita dengan kenyataan yang terjadi di masyarakat. Sejalan dengan tujuan penelitian tersebut, maka penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yaitu Heuristik (pengumpulan sumber), Kritik Sumber (Kritik Intern dan Kritik Ekstern), Interpretasi penulis dan yang terakhir Historiografi. Sumber didapat dengan menggunakan studi pustaka, dan dokumen-dokumen resmi yang diterbitkan oleh Pemerintah Jepang yaitu berupa lembaran maklumat dan undang-undang Kan-Po, serta surat kabar Sinar Baroe. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa apa yang diberitakan dalam surat kabar memilihi keterkaitan yang cukup erat. Salah satu contohnya mengenai pendidikan, surat kabar menyebarluaskan mengenai diadakannya sekolah-sekolah baru, dengan begitu minat orang tua untuk menyekolahkan anak-anak mereka mulai meningkat. Dengan adanya surat kabar ini, sedikit banyak member dampak kepada masyarakat pada masa itu. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah surat kabar pada masa itu sebagai alat propaganda, dimana hal inilah yang membedakan masa pendudukan Jepang dengan Belanda. Melalui propaganda, Jepang berusaha untuk merubah pandangan rakyat Indonesia kepada Jepang, bahwa Jepang bukanlah penjajah, namun saudara tua sesama negara Asia. Dengan berubahnya pandangan rakyat Indonesia kepada Jepang, semakin mempermudah Jepang untuk mewujudkan cita-citanya, yaitu untuk membangun Asia Timur Raya, di bawah kekuasaan Jepang.

    Item Type: Thesis (Other)
    Subjects: D History General and Old World > D History (General)
    Divisions: Fakultas Sastra dan Seni Rupa
    Fakultas Sastra dan Seni Rupa > Ilmu Sejarah
    Depositing User: fransiska siska meilani
    Date Deposited: 26 Jan 2016 13:04
    Last Modified: 26 Jan 2016 13:04
    URI: https://eprints.uns.ac.id/id/eprint/23104

    Actions (login required)

    View Item